Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Puing-puing MH370 Ditemukan, Ada Produk Wings Group dari Indonesia

Produk pemutih pakaian asal Indonesia, So Klin Pemutih, ditemukan di pantai Saint-Andre, Pulau Reunion, Prancis. Botol perwarna putih dan biru ini ditemukan tak jauh dari lokasi bagian sayap pesawat Malaysia Airlines MH370.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 04 Agustus 2015  |  10:35 WIB
Botol sabun cair yang diproduksi oleh salah satu perusahaan deterjen di Indonesia menjadi bagian kecil yang ditemukan bersama puing-puing yang diduga kuat dari bangkai pesawat Malaysia Airlines MH370 di Pantai Saint-Andre, Pulau Reunion, Samudra Hindia, Kamis (31/7/2015). - Reuters
Botol sabun cair yang diproduksi oleh salah satu perusahaan deterjen di Indonesia menjadi bagian kecil yang ditemukan bersama puing-puing yang diduga kuat dari bangkai pesawat Malaysia Airlines MH370 di Pantai Saint-Andre, Pulau Reunion, Samudra Hindia, Kamis (31/7/2015). - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Produk pemutih pakaian merek So Klin yang diproduksi PT Sayap Mas Utama, Jakarta, (Wings Group) ditemukan di pantai Saint-Andre, Pulau Reunion milik Prancis di Samudra Hindia.

Botol perwarna putih dan biru ini ditemukan tak jauh dari lokasi bagian sayap pesawat Malaysia Airlines MH370.

Dalam sejumlah foto yang disebar www.news.sky.com, botol pemutih berukuran 500 mililiter ini bertuliskan instruksi berbahasa Indonesia lengkap dengan registrasi dari Departemen Kesehatan RI bernomor PKD 20204800280. Produk tersebut, seperti yang ditulis di kemasannya, dibuat oleh PT Sayap Mas Utama, Jakarta-Indonesia.

Bersamaan dengan So Klin, relawan 3E (Eastern Environment and Economy) yang membersihkan pantai Saint-Andre juga menemukan botol air mineral dari Cina.

Selain itu, ada pula temuan dua botol air mineral dari Malaysia dan satu dari Taiwan, serta sebuah botol obat dari Cina.

"Saya selalu berjalan-jalan di pantai ini dan biasanya sampah yang saya temukan berasal dari pulau," kata warga setempat penemu botol, Philippe Creissen, Senin, (3/8/2015). "Tapi akhir-akhir ini banyak sampah dengan kemasan luar."

Sebagian pecahan pesawat MH370 diyakini berakhir di Pulau Reunion yang terletak di Samudra Hindia. 

Perdana Menteri Malaysia Najib Razak meyakini salah satu bagian pesawat yang ditemukan, yaitu flaperon, adalah milik Boeing 777--model pesawat yang sama seperti MH370. Pesawat nahas itu hilang sejak Maret 2014 bersama 239 penumpangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malaysia airlines MH370

Sumber : tempo.co

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top