Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Abraham Samad: Akal Sehat Saya ini Kriminalisasi

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Abraham Samad selesai menjalani pemeriksaan di Bareskrim terkait dugaan pidana pemalsuan dokumen, dia menilai kasusnya ini rangkaian dari kriminalisasi.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 02 Juli 2015  |  14:39 WIB
Abraham Samad: Akal Sehat Saya ini Kriminalisasi
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA -- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Abraham Samad selesai menjalani pemeriksaan di Bareskrim terkait dugaan pidana pemalsuan dokumen, dia menilai kasusnya ini rangkaian dari kriminalisasi.

Samad merasa pertanyaan yang diberikan penyidik sama dengan pemeriksaan sebelumnya.

"Saya anggap perkara ini bolak-balik terus, substansinya ini bagian dari kriminalisasi hukum," kata Samad usai diperiksa penyidik di Bareskrim, Jakarta, Kamis (2/7/2015).

Meski dinilai kriminalisasi, Samad mengatakan sebaga warga negara yang taat hukum dirinya tetap mengikuti proses hukum ini untuk memberikan pelajaran bagi seluruh pihak.

"Akal sehat saya ini kriminalisasi hukum yang dialamatkan ke saya," katanya.

Samad mengungkapkan kasus yang menimpanya ini tak lepas dirinya saat masih menjabat aktif Ketua KPK.

Menurutnya jabatan Ketua KPK penuh dengan risiko yang harus dihadapi. "Saya ikhlas terima risiko ini sebagai sebuah perjuangan," katanya.

Samad keluar dari Gedung Bareskrim sekitar pukul 12.40 WIB, didampingi kuasa hukumnya, Saor Siagian.

Saor, kuasa hukum Samad mengatakan setelah Komjen Budi Gunawan ditetapkan sebagai tersangka, maka saat itulah

Samad ditetapkan tersangka dalam kasus pemalsuan dokumen yang terjadi pada 2007.

Samad ditetapkan tersangka pada 9 Februari 2015, setelah dilakukan hasil gelar perkara Polda Sulselbar menindaklanjuti gelar perkara di Bareskrim Pada 5 Februari 2015.

Dalam kasus ini, Polda Sulselbar telah menetapkan Feriyani Lim sebagai tersangka.

Feriyani diduga menggunakan lampiran dokumen administrasi kependudukan palsu berupa KK dan KTP saat mengurus paspor di Makassar pada 2007.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

abraham samad kriminalisasi KPK
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

back to top To top