Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rentan Dikriminalisasi, Pendaftar Calon Pimpinan KPK Berkurang

Indonesia Corruption Watch (ICW) memprediksi alasan tidak banyak masyarakat yang mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan KPK karena takut dikriminalisasi.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 04 Juni 2015  |  08:50 WIB
Rentan Dikriminalisasi, Pendaftar Calon Pimpinan KPK Berkurang
KPK - Antara
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA- Indonesia Corruption Watch (ICW) memprediksi alasan sampai saat ini tidak banyak masyarakat yang mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan KPK, dikarenakan masih banyaknya masyarakat yang takut dengan kriminalisasi yang dilakukan oleh pihak tertentu terhadap pimpinan KPK nanti, seperti yang terjadi pada pimpinan KPK Jilid III beberapa waktu lalu.

"Kalau melihat kecenderungan pendaftar, ada penurunan di beberapa seleksi terakhir. Hal ini diduga terjadi karena rentannya pimpinan KPK dikriminalisasi seperti yang terjadi di jilid-jilid kemarin," ujar Lalola Easter, Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW, di Jakarta, Kamis (4/6/2015).

Karena itu menurut ICW, Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK harus menjemput bola dan mencari langsung para calon pimpinan KPK Jilid IV nanti yang dinilai memiliki agenda besar terhadap pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia.

"Jadi pansel perlu jemput bola jika memang dibutuhkan, terutama terhadap orang-orang yang punya rekam jejak baik, punya keberpihakan terhadap agenda pemberantasan korupsi, berintegritas, dan berani," tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pimpinan KPK Pansel KPK
Editor : Andhina Wulandari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top