Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bambang Widjojanto: KPK Butuh Peremajaan Pimpinan

Menurut Bambang, dengan kondisi KPK seperti saat ini, dibutuhkan peremajaan pimpinan KPK. Sehingga KPK dapat segera kembali menunjukkan taringnya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 21 April 2015  |  18:27 WIB
Bambang Widjojanto saat melakukan jumpa pers pengunduran dirinya sebagai wakil Ketua KPK, di kantor KPK, Jakarta, Senin (26/1/2015). - Antara/Fanny Octavianus
Bambang Widjojanto saat melakukan jumpa pers pengunduran dirinya sebagai wakil Ketua KPK, di kantor KPK, Jakarta, Senin (26/1/2015). - Antara/Fanny Octavianus

Kabar24.com, JAKARTA-- Pimpinan KPK nonaktif Bambang Widjajanto mendesak pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk segera membentuk panitia seleksi calon pimpinan KPK.

Seperti diketahui, pembentukan pansel pimpinan KPK telah ditugaskan kepada Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly dan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdjiatno.

Menurut Bambang, dengan kondisi KPK seperti saat ini, dibutuhkan peremajaan pimpinan KPK. Sehingga KPK dapat segera kembali menunjukkan taringnya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Dalam situasi sekarang ini, secepatnya pansel (panitia seleksi) dibentuk lebih baik. Supaya kita bisa move on dan mulai memberantas korupsi dengan orang-orang yang baru lagi," tutur Bambang di Gedung KPK Jakarta, Selasa (21/4/2015).

Bambang menilai, panitia seleksi calon pimpinan KPK haruslah sosok yang memiliki profesionalitas dan pemahaman yang dalam tentang korupsi, sehingga dapat mengantisipasi terjadinya tindak pidana korupsi.

Selain itu, integritas juga harus menjadi perhatian serius bagi panitia seleksi calon pimpinan KPK.

"Perlu ada mekanisme untuk kontrol itu semua. Harus ada panduan untuk profesionalitas dan integritas," tukas Bambang.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo telah memberikan arahan kepada Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdjiatno untuk membentuk Panitia Seleksi (Pansel) calon pimpinan KPK.

Masa jabatan pimpinan KPK saat ini akan berakhir pada Desember 2015 dan harus segera dilakukan pembentukan pantia seleksi calon pimpinan KPK, agar persiapannya lebih matang.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpk bambang widjojanto Pansel KPK
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top