Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sediakan Taksi Ilegal, Perusahaan Uber Belanda Ditersangkakan

Jaksa Belanda melakukan penyelidikan kriminal terhadap Uber terkait penyediaan layanan taksi ilegal yang melanggar aturan pengadilan.
Wan Ulfa Nur Zuhra
Wan Ulfa Nur Zuhra - Bisnis.com 19 April 2015  |  18:21 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, AMSTERDAM - Jaksa Belanda melakukan penyelidikan kriminal terhadap Uber terkait penyediaan layanan taksi ilegal yang melanggar aturan pengadilan.

Layanan taksi ilegal adalah sebuah kemunduran terbaru bagi layanan taksi, yang telah dilarang di sejumlah negara Eropa dalam beberapa bulan terakhir.

Uber memungkinkan pengguna untuk memanggil layanan taksi dengan smartphone yang menghubungkan supir swasta dengan penumpang. Aplikasi ini cukup populer di seluruh dunia sejak diluncurkan pada 2010, tetapi aplikasi ini juga memicu kontroversi karena pendekatan agresifnya terhadap layanan taksi tradisional.

Pada Desember tahun lalu, pengadilan Belanda melarang UberPOP dengan alasan bahwa melanggar hukum perizinan untuk driver komersial. Pengadilan kemudian memerintahkan Uber untuk berhenti menawarkan jasanya di bawah ancaman  100.000 euro.

Jaksa Belanda, yang menggerebek kantor Uber pada Maret, mengatakan mereka mulai penyelidikan setelah polisi di Amsterdam menangkap puluhan supir yang menawarkan layanan taksi ilegal.

"Perusahaan Uber sekarang tersangka," ujar jaksa dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari Reuters, Minggu (19/4/2015). Polisi Belanda telah mendenda 23 supir Uber senilai 1.500 euro karena beroperasi tanpa izin.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

taxi belanda
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top