Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Musabab Penduduk di Sekitar Jalan Munir di Belanda Komplain

Hari ini, nama aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Munir Said Thalib diabadikan menjadi sebuah nama jalan di Den Haag Belanda. Hal tersebut dipastikan oleh Atase Perhubungan yang bertugas di Negara Belanda jalan tersebut bernama Jalan Munir.
Atiqa Hanum
Atiqa Hanum - Bisnis.com 15 April 2015  |  00:00 WIB
Istri penggiat HAM alm. Munir, Suciwati (kedua kanan) didampingi Wakil Koordinator Kontras Indria Fernida (kiri), Keluarga korban tragedi Semanggi 98 Sumarsih (kedua kiri), Wakil Koordinator Bidang Advokasi Kontras Yati Andriyani (kanan) ketika memberikan keterangan k terkait nama jalan Munirpad di Kantor Kontras, Jakarta, Sabtu (11/4). Wali Kota Den Haag Belanda telah meresmikan Munirpad sebuah nama jalan sepeda di kota Den Haag pada 14 April 2015. - Antara
Istri penggiat HAM alm. Munir, Suciwati (kedua kanan) didampingi Wakil Koordinator Kontras Indria Fernida (kiri), Keluarga korban tragedi Semanggi 98 Sumarsih (kedua kiri), Wakil Koordinator Bidang Advokasi Kontras Yati Andriyani (kanan) ketika memberikan keterangan k terkait nama jalan Munirpad di Kantor Kontras, Jakarta, Sabtu (11/4). Wali Kota Den Haag Belanda telah meresmikan Munirpad sebuah nama jalan sepeda di kota Den Haag pada 14 April 2015. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Nama aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Munir Said Thalib telah diabadikan menjadi sebuah nama jalan di Den Haag, Belanda, Selasa (14/4/2015). Hal tersebut dipastikan oleh Atase Perhubungan yang bertugas di Negara Belanda jalan tersebut bernama Jalan Munir alias Munirpad.

I Made Suartika, Atase Perhubungan Belanda, mengatakan jalan itu bukan jalanan biasa tetapi jalan kecil khusus pengendara sepeda. Dia memberikan informasi sebelumnya jalur-jalur sepeda di Den Haag, Belanda tidak memiliki nama. Pemerintah Den Haag mengeluarkan kebijakan penamaan jalan akibat tingginya kriminalitas di sana.

“Tapi sekaligus juga untuk memudahkan aparat untuk menemukan kalau ada laporan kejadian sehingga dapat mempercepat pelayanan. Makanya, jalur sepeda itu perlu diberikan nama,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Selasa (14/4/2015).

Kini, tambahnya, orang yang memiliki rumah di depan Jalan Sepeda Munir atau disebut dengan Munirpad itu banyak yang komplain dikarenakan banyaknya orang berdatangan untuk mengambil gambar dengan papan nama Munirpad.

“Orang yang punya rumah di depan Munirpad itu komplain karena dia merasa tidak tahu siapa orang yang namanya tercantum di papan itu,” ucapnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalur sepeda
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top