Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

China Bangun Infrastruktur Listrik di KEK Bitung

China bakal membangun infrastruktur listrik untuk menunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung guna memperlancar kawasan industri tersebut.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 03 April 2015  |  19:07 WIB
China bakal membangun infrastruktur listrik untuk menunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung guna memperlancar kawasan industri tersebut. - JIBI
China bakal membangun infrastruktur listrik untuk menunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung guna memperlancar kawasan industri tersebut. - JIBI

Bisnis.com, MANADO - China bakal membangun infrastruktur listrik untuk menunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung guna memperlancar kawasan industri tersebut.

"Rencananya pembangunan pembangkit listrik di kawasan KEK Bitung tersebut 2x150 MW," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Jenny Karouw di Manado, Jumat (3/4/2015).

Jenny mengatakan pembangkit listrik dalam KEK Bitung tersebut akan dikelola langsung oleh badan usaha milik negara China.

Pembangkit listrik tersebut, katanya, selain untuk mensuplay di kawasan industri juga termasuk kebutuhan masyarakat Sulut nantinya.

Investor asal China memperlihatkan keseriusan membangun KEK Bitung, menyusul telah dilakukan penandatanganan kerja sama dalam pembangunan infrastruktur awal.

Anggota Pokja KEK Bitung, Dr Joubert Maramis mengatakan investor asal China, katanya, memiliki pengalaman cukup banyak, mereka tidak main-main karena beberapa tahun lalu pernah membangun KEK Shensen di Afrika Selatan.

Banyak sekali KEK dan kawasan industri di Indonesia yang ingin mereka bantu, dengan adanya penjajakan sangat intens mereka.

Pemerintah akan membangun terlebih dahulu lahan milik pemerintah dalam KEK Bitung seluas 92 hektare.

KEK Bitung akan mulai dibangun pada 2015 dengan tahap awal, yakni infrastruktur jalan masuk kawasan yang secara keseluruhan lahannya seluas 534 hektare.

Dia mengatakan memang ada dana yang telah dialokasikan dalam APBD melalui Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulut, namun hanya Rp 5 miliar sehingga Kemperin memberikan bantuan Rp20 miliar untuk tahap awal pembangunan KEK Bitung.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china pelabuhan bitung

Sumber : Antara

Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top