Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengusaha Konstruksi Jangan Lagi Kerjakan Proyek Setengah-Setengah

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meminta kepada pengusaha konstruksi dalam pengerjaan infrastruktur jalan tidak dikerjakan secara parsial.
Muhammad Khamdi
Muhammad Khamdi - Bisnis.com 27 Maret 2015  |  18:26 WIB
Pengusaha Konstruksi Jangan Lagi Kerjakan Proyek Setengah-Setengah
Jalan Ambles di Kendal, Jateng - Antara
Bagikan

Bisnis.com,SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meminta kepada pengusaha konstruksi dalam pengerjaan infrastruktur jalan tidak dikerjakan secara parsial.

Seluruh bagian ruas jalan akan dikerjakan secara langsung karena dinilai lebih efektif dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Tahun ini, pengusaha yang bikin jalan tidak lagi diecer-ecer per bagian. Kami berikan langsung glondongan tapi untuk dikerjakan utuh keseluruhan. Ini biar rakyat bisa melihat dan merasakan langsung hasil pembangunannya,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Sri Puryono dalam laman resmi jatengprov.go.id, Jumat (27/3).

Sri Puryono berharap pada pengusaha yang tergabung dalam Badan Pengurus Daerah Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (BPD Gapensi) Jateng bisa menjadi wadah yang efektif dan bisa bersinergi dalam rangka pembangunan Jateng sesuai misi ketujuh. Yakni, meningkatkan infrastruktur untuk mempercepat pembangunan Jateng yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Khusus infrastruktur, Puryono fokus pada upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur yang sesuai dan berdaya guna, perbaikan dan pemeliharaan jalan, jembatan, serta rancang bangun sistem transportasi yang terjangkau dan terintegrasi.

Selain itu, ujar dia, perlu adanya standardisasi dan regulasi transportasi publik, perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur sumberdaya air dan irigasi, serta yang terakhir adalah soal penyediaan infrastruktur air bersih dan sanitasi yang baik bagi masyarakat.

“Kalau membangun jembatan harus yang kokoh, dan kalau bikin jalan ya tanpa lubang. Setidaknya itulah standar yang dinilai dan diharapkan oleh rakyat, karena bagaimanapun juga rakyatlah yang nantinya akan menggunakan dan merasakan langsung,” terangnya.

Ditambahkan, dalam hal percepatan pembangunan infrastruktur yang rusak, pemprov akan melakukan regrouping bantuan dana provinsi yang diberikan ke kabupaten/kota. Sehingga, dana tersebut bisa difokuskan pada program pembangunan infrastruktur yang mendesak, termasuk yang rusak karena bencana.

Ketua Umum BPD Gapensi Jateng Djoko Oryxahadi mengatakan Gapensi selalu memberikan support penuh terhadap pembangunan yang dilakukan pemerintah Provinsi Jateng. Pihaknya juga mengedepankan pembangunan yang baik sesuai standar.

“Hanya saja sekarang ini problem utama kami adalah masalah ‘kue’ yang bertambah. Namun dari anggota (Gapensi)-nya sendiri juga semakin bertambah jauh lebih besar dari jatah kue yang ada,” kata Djoko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gapensi
Editor : Bambang Supriyanto
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top