Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KASUS BAMBANG WIDJOJANTO: Waduh, Wakapolri Isyaratkan BW Bisa "Dicomot" Di Mana Saja

Wakil Ketua KPK nonaktif Bambang Widjojanto terancam "dicomot" atau istilah polisi ketemu di mana pun akan dibawa ke kantor polisi jika kembali tak memenuhi panggilan pemeriksaan.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 27 Februari 2015  |  18:10 WIB
Bambang Widjojanto berangkat ke Mabes Polri dari Gedung KPK, Jakarta, Selasa (3/2/2015) - Antara/Sigid Kurniawan
Bambang Widjojanto berangkat ke Mabes Polri dari Gedung KPK, Jakarta, Selasa (3/2/2015) - Antara/Sigid Kurniawan

Kabar24.com, JAKARTA --Wakil Ketua KPK nonaktif Bambang Widjojanto terancam "dicomot" atau istilah polisi ketemu di mana pun akan dibawa ke kantor polisi jika kembali tak memenuhi panggilan pemeriksaan.

Wakapolri Komjen Badrodin Haiti mengatakan setelah memberikan penjelasan mengenai penambahan pasal yang dipermasalahkan Bambang Widjojanto, pihaknya akan melakukan pemanggilan kembali.

"Kalau tidak datang akan ada perintah membawa," kata Badrodin di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (27/2/2015).

Ketika ditanya perintah membawa itu apakah artinya diambil paksa, Badrodin bilang perintah membawa itu ketemu di mana saja akan dibawa ke kantor penyidik.

Seperti diketahui, Bareskrim telah mengagendakan pemanggilan kembali Wakil Ketua KPK nonaktif itu pada Jumat (27/2/2015).

Namun, BW tidak dapat memenuhi panggilan lantaran ada agenda acara.

Ini merupakan panggilan ketiga BW sejak ditetapkan tersangka.

Kuasa hukum BW Nursyahbani Katjasungkana beralasan ketidakhadiran kliennya lantaran ada jadwal agenda acara.

"Juga karena tim pengacaranya perlu untuk dapatkan BAP, karena pasalnya merubah-rubah terus, 55 56, permintaan BAP belum direspons," katanya.

"Beberapa catatan kemarin yang diserahkan belum direspons," tambah Nursyahbani.

Meskipun demikian, pihaknya sudah mengirimkan surat penjadwalan ulang.

Dia menegaskan kliennya bukan tak hadir melainkan menjadwalkan kembali sambil meminta surat yang diberikan ke Wakapolri dan Dirtipideksus agar direspons.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bambang widjojanto KPK vs Polri
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top