Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wah, Flu Burung Jenis Baru Serang Washington dan Idaho

Pejabat pemerintah negara bagian Idaho, Amerika Serikat (AS), Rabu (21/1/2015), menyatakan bahwa flu burung jenis baru yang menyerang Washington mulai menjangkiti unggas jenis ayam di bagian barat daya daerah tersebut.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 22 Januari 2015  |  15:20 WIB
Virus disebar melalui kotoran hewan yang terinfeksi dan melalui pemangsa unggas tersebut seperti alap-alap.  - Bisnis.com
Virus disebar melalui kotoran hewan yang terinfeksi dan melalui pemangsa unggas tersebut seperti alap-alap. - Bisnis.com

Bisnis.com, WASHINGTON - Pejabat pemerintah negara bagian Idaho, Amerika Serikat (AS), Rabu (21/1/2015), menyatakan bahwa flu burung jenis baru yang menyerang Washington mulai menjangkiti unggas jenis ayam di bagian barat daya daerah tersebut.

Virus flu burung strain H5N2 yang sangat patogen ini pertama kali ditemukan di negara-negara bagian barat daya Pasifik pada Desember 2014, ketika pemerintah AS mengonfirmasi keberadaan virus jenis ini, di bagian utara Washington dekat perbatasan Kanada, di mana H5N2 telah membunuh ribuan burung.

Departemen Perikanan dan Hewan Buruan Idaho Mark Drew mengatakan bahwa virus ini sangat mematikan untuk unggas domestik seperti ayam dan dua jenis elang yang berada dalam penangkaran.

Namun, virus itu tidak menimbulkan dampak signifikan untuk burung-burung liar, yang membawa dan menyebarkan virus tersebut melalui feses dan media lain.

Pejabat pertanian setempat melaporkan bahwa belum ada penularan virus H5N2 kepada manusia dan belum ditemukan pada unggas-unggas komersial.

Keberadaan virus ini, Mark Drew menambahkan berhubungan dengan migrasi musim dingin unggas air liar ke arah selatan. Virus disebar melalui kotoran hewan yang terinfeksi dan melalui pemangsa unggas tersebut seperti alap-alap.

Pejabat pertanian Idaho juga telah mengarantina sekawanan ayam peliharaan di Canyon County, Arizona, pada minggu ini setelah beberapa burung ditemukan sakit dan mati. Berkaitan dengan ini, 25 ekor burung telah disuntik mati.

Selain kasus H5N2 yang ditularkan ke ayam, pemerintah daerah setempat juga melaporkan kematian tiga burung elang milik pribadi yang sebelumnya telah dikarantina.

Sementara itu kasus ayam, angsa dan bebek peliharaan yang terjangkit flu burung pada minggu ini di negara bagian Washington, sekitar 125 mil barat laut Seattle, adalah penemuan ketiga dalam minggu ini yang membuat karantina kedua akan dilakukan.

Karantina pertama di Washington sendiri mulai dilakukan pada awal bulan ini di bagian tenggara negara bagian tersebut, ketika H5N2 ditemukan pada dua kawanan unggas.

Sebelumnya kesadaran akan melindungi unggas peliharaan telah merebak luas di negara-negara bagian di barat daya Pasifik dalam beberapa tahun terakhir. Lembaga pertanian negara dan federal telah memperingatkan para pemilik hewan agar menjauhkan peliharaannya dari burung-burung yang bermigrasi.

Kasus flu burung ini sendiri membuat Tiongkok memberlakukan larangan impor untuk semua produk unggas dan telur dari AS.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

flu burung

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top