Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tolak Perppu Pilkada, Perludem Kecam Sikap Golkar

Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengecam sikap Partai Golkar yang menolak Perppu No. 1/2014 tentang Pilkada yang diajukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menggagalkan UU No. 22/2014 melalui DPRD.
Ashari Purwo Adi N
Ashari Purwo Adi N - Bisnis.com 03 Desember 2014  |  16:18 WIB
Tolak Perppu Pilkada, Perludem Kecam Sikap Golkar
Pilkada langsung. Golkar dikecam karena menolak Perppu - JIBI

Bisnis.com,  JAKARTA--Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengecam sikap Partai Golkar yang menolak Perppu No. 1/2014 tentang Pilkada yang diajukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menggagalkan UU No. 22/2014 melalui DPRD.

Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraeni mengatakan sikap penolakan Golkar itu mencerminkan partai itu tidak mengakomodasi kepentingan konstituennya. Saat ini, sudah mahfum kiranya bahwa seluruh rakyat Indonesia menginginkan pilkada.

“Sikap Golkar itu hanya mencerminkan elit politik saja,” katanya kepada Bisnis, Rabu (3/12/2014).

Sikap penolakan perppu itu, menurut Titi, bisa dijadikan sebagai awareness bahwa Golkar tidak lagi berpihak kepada rakyat. “Namun kita lihat saja, apakah seluruh koalisi merah putih [KMP] akan bersikap seperti itu.”

Meski demikian, Titi menganggap penolakan perppu itu tidak serta merta membangkitkan UU No. 22/2014 itu yang sempat hilang akibat terbit perppu. “UU itu bisa bangkit lagi jika ada persetujuan dari DPR, DPD, dan pemerintah.”

Namun jika UU pilkada melalui DPRD tetap diberlakukan kembali, paparnya, pemerintah harus segera menyusun RUU pilkada langsung baru. “Presiden Joko Widodo harus memenuhi janji kampanyenya yang a.l. mengembalikan pilkada secara langsung.”

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Perppu Pilkada
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top