Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dana Bantuan Tunai Bisa Untuk Aset Komunitas Sosial

Akademisi menilai dana bantuan tunai yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat suatu saat dapat dikelola untuk keperluan aset komunitas sosial.
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 08 November 2014  |  12:57 WIB
Ilustrasi: Dana BLSM
Ilustrasi: Dana BLSM

Bisnis.com, JAKARTA--- Akademisi menilai dana bantuan tunai yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat suatu saat dapat dikelola untuk keperluan aset komunitas sosial.

Kepala Departemen Kesejahteraan Sosial Universitas Indonesia Fentiny Nugroho mengatakan aset komunitas sosial itu dapat berupa penggilingan padi, irigasi untuk persawahan dan sebagainya.

“Dana-dana yang diperoleh masyarakat tersebut dapat dikumpulkan menjadi aset komunitas sosial,” katanya dalam diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (8/11/2014).

Harapan Fentiny itu disampaikan berkaitan dengan pemberian bantuan dana tunai dari pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla kepada masyarakat sebesar Rp200.000 per bulan.

Menurutnya, pemerintahan Jokowi dan JK perlu belajar dari berbagai persoalan yang muncul dari pemberian bantuan tunai langsung (BLT) pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono kepada masyarakat miskin setelah keputusan penaikan harga bahan bakar minyak dibuat.

“Beberapa saat pemberian seperti itu oke, tapi setelah itu perlu ada sistem pendampingan agar dana dapat menjadi aset komunitas sosial,” katanya.

Pendampingan seperti itu, sambungnya, dimungkinkan dilakukan oleh Kementerian Sosial yang kini dipimpin oleh Menteri Khofifah Indar Parawansa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

komunitas masyarakat dana bantuan
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top