Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Hadapi Bonus Demografi, Pemerintah Harus Bangun Sistem Informasi Kependudukan

Data kependudukan sangat penting karena hal tersebut mudah dimanipulasi.
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -- Wacana tentang terbentuknya Kementerian Kependudukan dan BKKBN sebaiknya didukung dengan pembangunan sistem informasi kependudukan.

Kepala Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan UGM (PSKK UGM) Agus Heruanto Hadna mengatakan data kependudukan sangat penting karena hal tersebut mudah dimanipulasi.

Hal ini disampaikan dengan bercermin dari data penduduk yang mudah dimanipulasi saat pemilihan presiden Juli lalu.

"Membangun sistem informasi kependudukan bisa menjadi pekerjaan awal kementerian baru tersebut," ujarnya melalui siaran pers beberapa waktu lalu.

Hadna menilai ide pemerintahan yang akan dipimpin oleh Joko "Jokowi" Widodo dan Jusuf "JK" Kalla ini merupakan langkah yang baik. Pasalnya, Indonesia diperkirakan menghadapi bonus demografi pada 2020-2030.

Apabila potensi bonus demografi tersebut diabaikan, ujar Hadna, Indonesia justru akan mendapat bumerang beban pembangunan pada 2035.

Kementerian Kependudukan dan BKKBN diharapkan mampu mengatasi permasalahan kependudukan mulai dari sistem informasi terlebih dahulu.

Bonus demografi merupakan fase di mana 2/3 dari total jumlah penduduk di Indonesia dalam usia produktif pada 2020-2030. Oleh karena itu sebaiknya pemerintah yang baru mempersiapkannya sejak dini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Inda Marlina
Editor : Saeno

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper