Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Referendum Skotlandia: Obama Serukan Inggris 'Bersatu'

Pada malam referendum kemerdekaan bersejarah Skotlandia, Presiden Amerika Serikat Barack Obama membujuk sekutu penting Washington, Inggris, untuk tetap kuat, kokoh dan bersatu.

Bisnis.com, WASHINGTON--Pada malam referendum kemerdekaan bersejarah Skotlandia, Presiden Amerika Serikat Barack Obama membujuk sekutu penting Washington, Inggris, untuk tetap "kuat, kokoh dan bersatu."

Para pejabat Amerika Serikat telah berhati-hati untuk menghindari tuduhan turut campur tangan dengan menekankan bahwa pemungutan suara adalah pilihan rakyat Skotlandia, tetapi telah menyatakan dengan jelas bahwa mereka akan lebih suka Inggris untuk tetap bersatu.

"Inggris merupakan mitra yang luar biasa bagi Amerika dan kekuatan untuk kebaikan di dunia yang tidak stabil ini," kata Obama, dalam sebuah kicauan dari akun resminya. "Saya berharap ini (Inggris) tetap kuat, kokoh dan bersatu."

Komentar itu ditandatangani dengan kata "bo" yang merupakan singkatan yang digunakan oleh Gedung Putih untuk menandakan pesan Twitter itu secara pribadi ditulis dan dikirim oleh presiden, bukan dibuat oleh tim medianya.

Inggris dan Skotlandia telah memerintah bersama sebagai Inggris Raya sejak 1707, sementara wilayah yang sekarang menjadi Amerika Serikat berpisah dari kerajaan itu pada tahun 1776.

Kemudian Amerika Serikat dan Inggris menjadi sekutu dekat, bersama-sama melalui dua perang dunia dan Perang Dingin, dan baru-baru ini melakukan invansi ke Afghanistan dan dua invansi ke Irak.

Washington khawatir jika rakyat Skotlandia memilih untuk meninggalkan Inggris maka itu akan melemahkan pengaruh sekutu di Eropa dan Perserikatan Bangsa Bangsa, dan mengganggu kerja dari aliansi militer NATO.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : editor
Editor : Rustam Agus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper