Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

TPK Semarang Targetkan Volume Bongkar Muat 1 Juta Teus

Terminal Peti Kemas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menargetkan produksi bongkar muat 1 juta Teus pada 2017 dan terus memperbaiki layanan.
Pamuji Tri Nastiti
Pamuji Tri Nastiti - Bisnis.com 02 September 2014  |  03:06 WIB
TPK Semarang Targetkan Volume Bongkar Muat 1 Juta Teus
Ilustrasi - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, SEMARANG—Terminal Peti Kemas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menargetkan produksi bongkar muat 1 juta Teus pada 2017 dan terus memperbaiki layanan.

General Manajer Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) Iwan Sabatini berharap bongkar muat barang industri terus tumbuh dari saat ini 600 Teus per tahun.

"Harapannya bisa sampai 1 juta Teus dalam 3 tahun ke depan, fasilitas penunjang kinerja sudah dilakukan seperti perpanjangan dermaga dan memperluas lapangan penumpukan," ujarnya dihubungi Senin (1/9/2014).

Langkah peningkatan produksi bongkar muat, ujarnya, dilakukan melalui efektivitas layanan dan roadshow ke perusahaan yang selama ini melakukan kegiatan ekspor impor barang industrinya.

Hasil kunjungan ke kalangan perusahaan, TPKS siap menerima penambahan layanan sejumlah pabrik yang akan meningkatkan volume ekspor seperti sejumlah pabrik garmen dan produk furnitur.

Berdasarkan laporan BPS Jateng, nilai ekspor pada Juli mengalami penurunan 15,94% dari US$513,06 juta menjadi US$431,28 dengan dominasi produk tekstil dan barang tekstil, kayu dan barang kayu, serta bermacam barang hasil pabrik.

Petrus Edison Ambarura, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jateng mengungkapkan industri kayu dan olahan kayu mulai ekspansi ke pasar Afrika Selatan.

Menurutnya, selama ini pasar produk kayu menyasar Jepang, Tiongkok, Amerika Serikat, dan Uni Eropa. "Beberapa industri dari sentra olahan kayu Jepara sudah ikut pameran di Johannesburg dan siap memperluas pasarnya ke Afrika Selatan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelabuhan tanjung emas
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top