PNS Batam Pemilik Rekening Gendut Ternyata Terkait Penyelundup BBM Ilegal

Polri mengungkapkan rekening gendut PNS Pemkot Batam bernama Niwen Khairiah terkait dengan penangkapan kapal tanker penyelundup BBM ilegal MT Jelita Bangsa yang ditangkap beberapa waktu lalu.
Dimas Novita Sari | 02 September 2014 19:30 WIB
Jelita Bangsa - vesseltrancker.com

Bisnis.com, JAKARTA --Seorang PNS Pemkot Batam yang dicurigai karena nilai rekeningnya yang di luar kewajaran ternyata memiliki kaitan dengan aksi penyelundupan BBM ilegal.

Polri mengungkapkan rekening gendut PNS Pemkot Batam bernama Niwen Khairiah terkait dengan penangkapan kapal tanker penyelundup BBM ilegal MT Jelita Bangsa yang ditangkap beberapa waktu lalu.

Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Mabes Polri Kombes Pol Rahmad Sunanto mengatakan dari pengembangan kasus tersebut didapatkan 3 tersangka baru.

Sebelumnya, Polri hanya menahan Niwen atas dugaan aksi pencucian uang melalui rekening gendutnya senilai Rp1,3 triliun yang diinformasikan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

"Modus para tersangka ialah melakukan korupsi dan pencucian uang terkait BBM ilegal wilayah Kepri (Kepulauan Riau) dan sekitarnya," jelas Rahmad, Selasa (2/9/2014).

Berdasarkan LP No.539/V/2014/Bareskrim keempat tersangka ialah Yusri yang merupakan karyawan Pertamina Region I, Du Nun alias Aguan/Anun seorang Petugas Harian Lepas (PHL) TNI AL/kontraktor.

Kemudian Aripin Ahmad yang juga PHL TNI AL dan Niwen Kairiah, PNS Pemkot Batam.

Namun sayangnya, Rahmad tidak merinci peran dan keterlibatan masing-masing tersangka dalam kasus tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Bisnis, uang yang terdapat di rekening Niwen merupakan titipan saudara tuanya, Abob, pengusaha asli Batam.

Abob memiliki bisnis menjual solar selundupan ke sejumlah kapal tanker.

Agar usaha ilegalnya dapat berjalan lancar, Abob ditengarai mendapatkan bantuan dari penegak hukum.

Selain itu, Abob juga menyamarkan bisnis selundupannya dengan mendirikan usaha lain yang 'halal' melalui rekening Nawen seperti membuka restoran.

Kabareskrim Polri Komjen Suhardi Alius pernah mengisyaratkan terdapat kaitan antara rekening gendut Niwen dengan kapal tanker yang ditangkap Ditjen Bea dan Cukai, beberapa waktu lalu.

Kapal tanker MT Jelita Bangsa milik PT Trada Maritim Tbk. yang disewa Pertamina mengangkut 402.000 barel minyak dari sumur Chevron di Dumai untuk dibawa ke Kilang Balongan.

Namun tanker tersebut justru bergerak ke perbatasan Malaysia untuk menyelundup.

Saat proses pemindahan isi ke kapal MT Ocean Maju di tengah perairan, Petugas Ditjen BC menggrebeknya dan menangkapi para awak.

 

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top