Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dua Pejabat Tersangkut Korupsi, Kinerja Bank Jateng tak Terganggu

Manajemen PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah atau Bank Jateng meyakini proses hukum yang menimpa dua orang pejabatnya tidak mengganggu kinerja keuangan perseroan.
Pamuji Tri Nastiti
Pamuji Tri Nastiti - Bisnis.com 04 Juni 2014  |  14:59 WIB
Dua Pejabat Tersangkut Korupsi, Kinerja Bank Jateng tak Terganggu
Buku tabungan Bank Jateng. Kinerja tak terpengaruh dua pejabat terseret korupsi - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, SEMARANG--Manajemen PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah atau Bank Jateng meyakini proses hukum yang menimpa dua orang pejabatnya tidak mengganggu kinerja keuangan perseroan.

Seperti diketahui, Bambang Widiyanto yang menjabat Direktur Operasional dan Susanto Wedi sebagai Pimpinan Cabang Utama Bank Jateng  tengah mengikuti proses hukum yang ditetapkan Kejaksaan Tinggi Jateng sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan aplikasi core banking system (CBS) senilai Rp35 miliar pada 2006. 

Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno memastikan kinerja keuangan banknya tidak dengan terganggu proses hukum.

"Saya kira tidak mengganggu usaha sama sekali. Langkah ke depan masih akan dilihat substansinya," ujarnya kepada Bisnis, Rabu (4/6/2014). 

Menurutnya Bank Jateng tetap mengikuti proses hukum sesuai dengan ketentuan dan belum akan menggantikan posisi kedua pejabat. 

"Kinerja akan dibantu dibantu divisi, sedangkan disposisi kepala cabang tetap ada porsi pembagian tugas di jajarannya." 

Hingga saat ini, ujarnya, Bank Jateng belum akan melakukan perombahan struktur mengingat dua pejabat terkait kasus hukum statusnya masih aktif bekerja. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank jateng
Editor : Ismail Fahmi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top