Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OVOP Pacu Serapan Tenaga Kerja di Jateng

Program one village one product (OVOP) Pemprov Jawa Tengah dinilai mampu mendorong serapan tenaga kerja di daerah, terutama di sentra produk rintisan.
Pamuji Tri Nastiti
Pamuji Tri Nastiti - Bisnis.com 08 Mei 2014  |  15:51 WIB

Bisnis.com, SEMARANG--Program one village one product (OVOP) Pemprov Jawa Tengah dinilai mampu mendorong serapan tenaga kerja di daerah, terutama di sentra produk rintisan.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jateng Sujarwanto Dwiatmoko mengatakan OVOP memacu sektor usaha baru sesuai dengan fokus produk pengembangan daerah.

"Karena ada kekhususan produk, akhirnya muncul upaya pertumbuhan produksi di daerah. Program OVOP di Jateng setidaknya mendorong pertumbuhan 80% tenaga kerja," jelasnya, Kamis (8/5/2-14).

Tenaga kerja terserap di sektor industri kecil menengah (IKM) maupun UMKM di wilayah-wilayah sentra yang aktif memroduksi produk rintisan.

Di Jateng setidaknya telah tercatat 5 produk rintisan OVOP tahun ini meliputi sarung goyor Pemalang, sarung goyor Sragen, tenun lurik dan batik Klaten, tenun troso Jepara dan batik Surakarta.

Sebelumnya telah tercatat dua produk rintisan berupa makanan olahan Carica Wonosobo dan bordir dari Kudus.

OVOP merupakan program Kementrian Koperasi dan UMKM untuk mendorong pengembangan produk unggulan yang di dukung keberadaan koperasi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ovop
Editor :
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top