Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MH370 JATUH: Lokasi Pencarian Bergeser ke 1.850 km Barat Daya Perth

Upaya pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 dialihkan ke area yang lebih dekat dari perkiraan semula meski masih dalam cakupan wilayah Samudera Hindia setelah ditemukan indikasi yang meyakinkan terkait dugaan lokasi serpihan pesawat tersebut.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 28 Maret 2014  |  11:09 WIB
MH370 JATUH: Lokasi Pencarian Bergeser ke 1.850 km Barat Daya Perth
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Upaya pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 dialihkan ke area yang lebih dekat dari perkiraan semula meski masih dalam cakupan wilayah Samudera Hindia setelah ditemukan indikasi yang meyakinkan terkait dugaan lokasi serpihan pesawat tersebut.

Indikasi itu didasarkan pada data dari pantauan radar pada saat pesawat itu terbang dari Laut China Selatan menuju Selat Malaka.

Data itu menunjukkan bahwa pesawat Boeing 777-200ER itu melaju lebih cepat dari perkiraan semula dengan menggunakan lebih banyak bahan bakar dan kemungkinan tidak akan sampai ke lokasi yang saat ini diduga.

“Ini merupakan indikasi yang paling bisa dipercaya terkait keberadaan serpihan pesawat,” menurut Badan Keamanan Maritim Australia (AMSA) sebagaimana dikutip Bloomberg, Jumat (289/3/2014). Area yang baru tersebut berada sekitar 1.850 kilometer arah barat daya Perth dan dalam kisaran 319.000 kilometer persegi.

Sebelumnya upaya pencarian pesawat yang hilang sejak 8 Maret lalu itu difokuskan di posisi 2.500 kilometer arah barat daya Perth.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malaysia airlines Malaysia Airlines Ditemukan

Sumber : Bloomberg

Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top