Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Radar Pesawat P-8 Temukan Sinyal Objek Besar di Samudra Hindia

Seorang wartawan di pesawat P-8 Amerika Serikat (AS) yang mencari pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang sejak 8 Maret 2014 pada Kamis mengatakan, awak P-8 menemukan sinyal radar dari satu objek besar di Samudra Hindia.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 20 Maret 2014  |  20:32 WIB
Radar Pesawat P-8 Temukan Sinyal  Objek  Besar di Samudra Hindia
Inilah peta pencarian puing yang diduga milik MH 370 dan tertangkap satelit Australia - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, CANBERRA - Seorang wartawan di pesawat P-8 Amerika Serikat (AS) yang mencari pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang sejak 8 Maret 2014 pada Kamis mengatakan, awak P-8 menemukan sinyal radar dari satu objek besar di Samudra Hindia. Berita ini diperoleh pukul 19.47 WIB.

Radar menemukan "benda berukuran signifikan", dan awak pesawat pencari berusaha untuk mendapatkan pandangan langsung, kata penyiar ABC AS dalam twitter-nya mengutip laporan koresponden David Wright.

"Semua indikasi, segala sesuatunya di sana," kicaunya di media jejaring sosial Twitter.

Benda besar tersebut, dikemukakannya, ada kemungkinan terkait dengan pesawat MH370 yang membawa 239 penumpang, termasuk awak kabin dalam penerbangan dari Kuala Lumpur (Malaysia) menuju Beijing (China).

Publikasi informasi tersebut terjadi tak lama setelah pihak berwenang Australia mengatakan bahwa dua benda telah terlihat di selatan Samudera Hindia pada citra satelit yang mungkin terkait dengan pesawat Boeing 777 Malaysia Airlines yang hilang.

Sementara itu empat pesawat lainnya juga dikerahkan untuk mencari benda-benda mengambang di Samudera Hindia selatan, sekitar 2.500 km sebelah barat daya Perth, dalam kaitan kemungkinan pesawat jet Malaysia yang hilang itu, menurut Otorita Keselamatan Maritim Australia (AMSA) Kamis (20/3/2014).

AMSA mengatakan, pihaknya mengkoordinasikan pencarian pesawat yang hilang itu, dengan bantuan dari Angkatan Pertahanan Australia, Angkatan Udara Selandia Baru dan Angkatan Laut Amerika Serikat.

Pusat Koordinasi Penyelamatan AMSA (RCC) Australia sebelumnya menerima citra satelit dua benda yang mungkin terkait dengan hilangnya pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370.

Penilaian dari gambar-gambar itu diberikan oleh Organisasi Geospatial Intelligence Australia sebagai indikasi kemungkinan puing-puing dari daerah pencarian selatan yang telah menjadi fokus operasi pencarian.

John Young dari Divisi Tanggap Darurat AMSA, mengatakan pada jumpa pers bahwa benda-benda itu berada di sekitar area pencarian dan pesawat yang dicari dalam dua hari terakhir. (ANTARA News/Xinhua-OANA)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malaysia airlines

Sumber : Newswire

Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top