Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Debat Capres Konvensi Rakyat vs Konvensi Demokrat Digelar Hari Ini

Peserta debat terbuka tersebut antara lain Yusril Ihza Mahendra, Rizal Ramli, Irsan Noor, Anies Baswedan, Marzuki Ali dan Gita Wirjawa. Debat ini terselenggara atas Serial Seminar Dewan Guru Besar UI dengan tema Indonesia Menjawab Tantangan: Kepemimpinan Menuju Bangsa Pemenang.
Miftahul Khoer
Miftahul Khoer - Bisnis.com 07 Maret 2014  |  09:54 WIB
Debat Capres Konvensi Rakyat vs Konvensi Demokrat Digelar Hari Ini
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Debat terbuka antara capres dari Konvensi Rakyat dan Konvensi Demokrat digelar hari ini, Jumat (7/3/2014) di Fakultas Kedokteran Universitas Salemba pukul 13.30-16.00 WIB.

Peserta debat terbuka tersebut antara lain Yusril Ihza Mahendra, Rizal Ramli, Irsan Noor, Anies Baswedan, Marzuki Ali, dan Gita Wirjawa. Debat ini terselenggara atas Serial Seminar Dewan Guru Besar UI dengan tema Indonesia Menjawab Tantangan: Kepemimpinan Menuju Bangsa Pemenang.

Adapun, Anies Baswedan, Marzuki Ali dan Gita Wirjawan merupakan peserta Konvensi Demokrat. Sementara itu, Yusril Ihza Mahendra, Irsan Noor, dan Rizal Ramli mengklaim sebagai Konvensi Rakyat.

"Tiga Capres PD [Partai Demokrat] yang akan tampil adalah Marzuki Ali, Gita Wirjawan dan Anis Baswedan. Tiga Capres Konvensi Rakyat yang akan tampil adalah Rizal Ramli, Yusril Ihza Mahendra dan Irsan Noor," kata Yusril seperti dikutip melalui akun twitter resminya.

Tema debat mengangkat masalah pembangunan hukum dan ekonomi di Indonesia. Untuk panelis dalam debat ini diketahui akan mendatangkan enam Guru Besar UI menyoal visi, misi dan program 6 capres peserta debat tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

capres 2014 konvensi capres demokrat
Editor : Nurbaiti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top