Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Diusulkan Jadi Kabupaten, Berau Pesisir Selatan Diyakini Potensial

Usulan daerah otonomi baru, Berau Pesisir Selatan, diyakini mampu berkembang lebih baik dibandingkan dengan daerah otonomi lainnya di Kalimantan Timur karena wilayah itu memiliki kelengkapan pendukung yang baik.
Rachmad Subiyanto
Rachmad Subiyanto - Bisnis.com 04 Maret 2014  |  18:18 WIB
Potensi alam Berau  - bisnis.com
Potensi alam Berau - bisnis.com

Bisnis.com, BALIKPAPAN - Usulan daerah otonomi baru, Berau Pesisir Selatan, diyakini mampu berkembang lebih baik dibandingkan dengan daerah otonomi lainnya di Kalimantan Timur karena wilayah itu memiliki kelengkapan pendukung yang baik.

Bupati Berau Makmur HAPK mengatakan ada potensi pariwisata dan ekonomi yang bisa dikembangkan di wilayah Berau Pesisir Selatan. Saat ini, kontribusi lima kecamatan yang masuk dalam wilayah tersebut yakni Kecamatan Tabalar, Kecamatan Biatan, Kecamatan Talisayan, Kecamatan Batu Putih dan Kecamatan Bidukbiduk mencapai 30% dari total pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Berau yang mencapai Rp200 miliar.

“Kami meyakini, wilayah itu lebih siap dibandingkan DOB [daerah otonomi baru] lainnya di Kaltim. Namun, memang masih perlu waktu 5 - 10 tahun ke depan,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (4/3/2014).

Makmur mengatakan bebagai kabupaten induk, pihaknya memprioritaskan pembangunan di wilayah tersebut. Selama ini, minimnya sarana infrastruktur jalan yang masih belum laik terus ditingkatkan termasuk pembangunan jembatan penghubung.

Selain itu, kantor pelayanan masyarakat pun ditambah untuk memudahkan dalam proses pengurusan administrasi di daerah. “Termasuk listrik dan air bersih juga akan dipenuhi,” tukasnya.

Saat ini, pembentukan Kabupaten Berau Pesisir Selatan tinggal menunggu keputusan presiden. Makmur berharap realisasi pembentukan kabupaten tersebut bisa terealisasi sebelum akhir 2014.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

berau pemekaran
Editor : Fatkhul-nonaktif
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top