Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kejagung Tetapkan Tersangka Korupsi Pupuk Senilai Rp5,5 Miliar

Kejaksaan Negeri Siak Sri Indrapura menetapkan Direktur PT Persi, Hainim Kadir, sebagai tersangka kasus korupsi dugaan penyaluran kredit pupuk senilai Rp5,5 miliar.
Lukmanul Hakim Daulay
Lukmanul Hakim Daulay - Bisnis.com 26 Februari 2014  |  13:38 WIB
Diduga terjadi kongkalikong antara PT Persi dan PT Indrapuri Wahana Asia.  - bisnis.com
Diduga terjadi kongkalikong antara PT Persi dan PT Indrapuri Wahana Asia. - bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Kejaksaan Negeri Siak Sri Indrapura menetapkan Direktur PT Persi, Hainim Kadir, sebagai tersangka kasus korupsi dugaan penyaluran kredit pupuk senilai Rp5,5 miliar.

Pada kasus tersebut, diduga terjadi kongkalikong antara PT Persi yang merupakan perusahaan BUMD Kabupaten Siak sebagai peyalur kredit pupuk, dengan PT Indrapuri Wahana Asia yang menerima penyaluran kredit pupuk tersebut.

Dalam siaran persnya, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Setia Untung Arimuladi mengatakan, penyidik juga sudah menetapkan tersangka dari pihak PT Indrapuri Wahana Asia. Mereka adalah Komisaris Utama PT.Indrapuri Wahana Asia, Ghafari Akbar, Direktur Utama PT Indrapuri Wahana Asia, Abdul Majid, dan staf marketing PT Indrapuri Wahana Asia, Ngadi Biesto.

Keempatnya ditetapkan sebagai tersangka pada Selasa (26/2/2014). Mereka diduga secara bersama-sama melakukan pelanggaran terhadap pasal 2 ayat (1) UU tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP, serta pasal 3 UU tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pupuk kejaksaan agung
Editor : Fatkhul-nonaktif
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top