Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nasabah Perbankan Sumut Beralih ke Deposito

Kendati penyaluran kredit dan pertumbuhan aset perbankan Sumut mulai melambat sejak akhir tahun lalu, namun, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan 2012. Tercatat, nasabah di Sumut mulai beralih dari tabungan ke deposito.n
Febrany D. A. Putri
Febrany D. A. Putri - Bisnis.com 18 Februari 2014  |  13:17 WIB
Salah satu kantor cabang Bank Sumut - Antara
Salah satu kantor cabang Bank Sumut - Antara

Bisnis.com, MEDAN--Kendati penyaluran kredit dan pertumbuhan aset perbankan Sumut mulai melambat sejak akhir tahun lalu, namun, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan 2012. Tercatat, nasabah di Sumut mulai beralih dari tabungan ke deposito.

Deputi Direktur Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia Wilayah IX Sumut dan Aceh Mikael Budisatrio memaparkan, sepanjang 2013, pertumbuhan DPK mencapai 11,45% YoY dibandingkan dengan pada 2012 9,78%.

Dari total penghimpunan DPK pada tahun lalu, share deposito mencapai 42,5% dan tumbuh 19,39% YoY. Padahal, pada 2012, deposito hanya mampu tumbuh YoY 5,17%.

"Penyebabnya adalah kenaikan suku bunga acuan dari BI. Penaikan BI rate memicu kenaikan suku bunga deposito di Sumut hingga 1,41%, tapi tidak diikuti kenaikan suku bunga tabungan dan giro," ujar Mikael, Selasa (18/2/2014).

Adapun, suku bunga deposito pada Desember 2013 di Sumut mencapai 6,76%. Untuk pertumbuhan DPK pada Desember 2013 secara month to month juga le bih besar yakni 4,91% dibandingkan dengan November 2013 0,94%.

Penghimpunan DPK pada tahun lalu masih didominasi oleh perbankan konvensional dengan share 96,11%, sementara pertumbuhan DPK perbankan syariah hanya 9,76%.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan daerah
Editor : Ismail Fahmi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top