Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Inilah 19 Gunung Api Status Waspada

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyatakan 19 gunung api yang statusnya kini ditingkatkan menjadi Waspada atau pada level II sejak Minggu (2/2/2014).
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 03 Februari 2014  |  13:43 WIB
Aktivitas Gunung Sinabung - Antara
Aktivitas Gunung Sinabung - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyatakan 19 gunung api yang statusnya kini ditingkatkan menjadi Waspada atau pada level II sejak Minggu (2/2/2014).

"Ini akibat adanya peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Kelud, maka statusnya dinaikkan menjada Waspada," sebagaimana dikatakan Sutopo melalui pesan singkat kepada Antara di Jakarta, Senin (3/2/2014).

Sutopo menjelaskan, kendati demikian gunungapi ini memiliki sifat 'slow in set' yang artinya tidak akan tiba-tiba meletus, sehingga dia mengimbau agar masyarakat tidak perlu takut dan menjadi panik.

"Ada tanda-tandanya sehingga status gunung punya tahapan yaitu dari normal kemudian menjadi waspada, siaga, dan awas sesuai ancamannya," kata Sutopo.

Adapun 19 gunung yang memasuki status Waspada (level II) yaitu Kelud, Raung, Ibu, Lewotobi Perempuan, Ijen, Gamkonora, Soputan, Sangeangapi, Papandayan, Dieng, Seulewah Agam, Gamalama, Bromo, Semeru, Talang, Anak Krakatau, Marapi, Dukono, dan Kerinci.

"Makna dari status Waspada adalah ada kenaikan aktivitas di atas level normal, apapun jenis gejala diperhitungkan. Tidak kritis, jadi masyarakat jangan panik," kata Sutopo.

Saat ini dari 127 gunungapi aktif di Indonesia, ada 1 gunung berstatus Awas (level IV) yaitu Sinabung sejak 24 November 2013.

Sementara itu ada 3 gunung berapi dengan status Siaga (level III) yaitu Karangetang, Lokon dan Rokatenda.

 

BACA JUGA:

- Gunung Sinabung Erupsi, Awas! Medan Hujan Abu Vulkanik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gunung gunung merapi
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top