Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

English First, Ingin Belajar Bahasa Inggris secara Fleksibel?

Bisnis.com, JAKARTA – Lembaga kursus Bahas Inggris English First Indonesia mendirikan sekolah bahasa Inggris dengan metode pembelajaran fleksibel berbasis teknologi yang mulai dioperasikan pada Jumat (27/9) bertempat di Mal FX-Sudirman.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 26 September 2013  |  18:09 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Lembaga kursus Bahas Inggris English First Indonesia mendirikan sekolah bahasa Inggris dengan metode pembelajaran fleksibel berbasis teknologi yang mulai dioperasikan pada Jumat (27/9) bertempat di Mal FX-Sudirman.

Dengan kelas yang dilengkapi berbagai teknologi seperti iPad, interactive whiteboard, dan monitor dengan layar sentuh yang bisa diakses secara online, murid dapat memilih belajar tatap muka di kelas dengan guru native atau belajar secara online, atau kombinasi keduanya.

Center Director EF fX Mimi Kaida mengatakan fasilitas belajar online yang dapat diakses dimana pun tersebut memungkinkan siswa dapat tetap mengikuti kelas meski tidak ditempat. Ketika telah memiliki waktu, dapat kembali mengikuti kelas tatap muka.

“Dengan demikian, jarak, waktu, dan padatnya aktifitas bukan lagi masalah untuk memperbaiki kemampuan berbahasa Inggris,” ujarnya dalam rilis yang diterima Bisnis, Kamis (26/9/2013).

Untuk lebih menamankan kemampuan berbahasa Inggris kepada para siswanya, EF akan mengemas materi pembelajaran dengan metode yang aplikatif dalam kehidupan keseharian.

Selain itu, para siswa juga tidak hanya diajarkan di kelas tetapi juga mempraktekan langsung dalam situasi sehari-hari yang dikondisikan dalam aktifitas-aktifitas life club, seminar, dan workshop yang dihubungkan dengan pengembangan karir.

“Metode tersebut dinamai EF Efekta System untuk mengoptimalkan segala aspek kemampuan siswa mulai dari reading, writing, speaking, dan listening. Siswa juga tidak hanya belajar grammar tetapi mengaplikasikan dalam keseharian,” tuturnya.

Sementara itu, Executive Vice President EF Lars Berg mengatakan meski merupakan konsep baru di Indonesia, pembelajaran tersebut sebetulnya sudah dilaksanakan di berbagai negara beroperasinya EF.  Saat ini EF memiliki lebih dari 450 sekolah di lebih dari 54 negara di dunia.

“Setiap tahunnya kami menginvestasikan tidak kurang dari US$20 juta untuk pengembangan produk, dan itu membuat kami menjadi yang terdepan.”

Sekolah tersebut merupakan sekolah ke-64 di Indonesia, dan rencananya akan membuka beberapa sekolah baru lagi dalam waktu dekat. Untuk memastikan kemampuan berbahasa Inggris yang diajarkan benar-benar memenuhi standar internasional, EF mengadopsi standar CEF (Common European Framework).

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bahasa inggris ef english first
Editor : Bambang Supriyanto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top