Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pertemuan Asean Bahas Narkotika Digelar di Myanmar

Bisnis.com, Xinhua - Myanmar akan menjadi tuan rumah pertemuan Asean mengenai narkotika yang dilaksanakan di Yangon dari 24 sampai 27 September 2013.
Nenden Sekar Arum
Nenden Sekar Arum - Bisnis.com 14 September 2013  |  21:01 WIB

Bisnis.com, Xinhua - Myanmar akan menjadi tuan rumah pertemuan Asean mengenai narkotika yang dilaksanakan di Yangon dari 24 sampai 27 September 2013.

Berdasarkan laporan media resmi pada Sabtu (14/9/2013) dijelaskan pertemuan tersebut akan dihadiri pejabar senior dari sekretarian Asean, negara anggota Asean, wakil negara mitra dialog Asean seperti China, Jepang, Korea Selatan dan India.

Selain itu, pejabat tinggi dari Badan Pelaksana Obat AS (DEA), Polisi Federal Australia (AFP), dan Kantor PBB urusan Obat dan Kejahatan (UNODC) disebutkan juga bakal hadir oleh New Light of Myanmar.

Dijelaskan produksi opium di Myanmar terus meningkat dari tahun ke tahun, sehingga pemerintah melakukan tindakan termasuk mendidik penanam popi agar menghentikan produksi dan melakukan pembangunan alternatif regional.

Pemerintah Myanmar juga telah menambahkan lima tahun pada rencana 15-tahun penghapusan narkotika (1999-2015), dan memperpanjang rencana tersebut sampai 2019.

Selain itu, pemerintah setempat juga melaksanakan proyek pembangunan pilihan di berbagai daerah popi, yang dimusnahkan, melalui kerja sama dengan Kantor PBB Urusan Narkotika dan Kejahatan (UNODC) dan pemerintah Thailand serta China.

Pada 2012, pemerintah Myanmar menghukum 5.740 pelanggar sehubungan dengan 4.006 kasus yang berkaitan dengan narkotika.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

narkotika asean

Sumber : Antara

Editor : Bambang Supriyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top