Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Jelang Lebaran: 250 Dinamit Masih Hilang, Polri Jamin Tetap Aman

Bisnis.com, JAKARTA—Sudah lebih dari sebulan, Mabes Polri belum kunjung berhasil menemukan 250 dinamit yang hilang beberapa waktu lalu.
Winda Rahmawati
Winda Rahmawati - Bisnis.com 29 Juli 2013  |  14:59 WIB
Jelang Lebaran: 250 Dinamit Masih Hilang, Polri Jamin Tetap Aman
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Sudah lebih dari sebulan, Mabes Polri belum kunjung berhasil menemukan 250 dinamit yang hilang beberapa waktu lalu.

Keadaan tersebut membuat masyarakat khawatir dengan kemungkinan adanya ancaman bom menjelang lebaran nanti. 

"Kami berharap masyarakat bisa memahami situasi yang ada dan tetap tenang," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Agus Rianto, Senin (29/7/2013).

Kapolri Jenderal Timur Pradopo, katanya, juga sudah memerintahkan seluruh jajarannya untuk meningkatkan pengamanan terkait kasus ini karena dikhawatirkan ratusan dinamit itu digunakan untuk melakukan aksi teror.

Kepolisian juga meminta dukungan kepada masyarakat untuk bersinergi dalam mengungkap kasus tersebut.

Pasalnya, belum ada petunjuk signifikan terkait hilangnya dinamit milik perusahaan pertambangan batu PT Batu Sarana Persada itu.

“Kami belum mendapatkan dinamit yang hilang dan pelakunya,” keluhnya.

Namun, Polda Metro Jaya, Polda Jabar, yang di-back up sepenuhnya dari Mabes Polri terus melakukan upaya-upaya pencarian meskipun sekarang belum ada hasil titik temu yang signifikan.

Sebelumnya, dua dus berisi 250 dinamit hilang dalam perjalanan dari gudang bahan peledak PT MNK Subang ke lokasi tambang PT Batusarana Persada, malam Jumat (27/6) di Desa Rengas Jajar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. 

Saat dalam perjananan, truk sempat berhenti ke gudang PT MNK di Marunda, Jakarta Utara. Kemudian, dari Marunda ada dua truk yang berangkat lagi. Total empat truk jalan beriringan. 

Empat truk tersebut mengangkut bahan peledak jenis amonium nitrat sebanyak 30.000 kilogram, dinamit 2.000 Kg atau 80 dus, dan detonator listrik sebanyak 4.000 unit. 

Dari hasil penyelidikan, truk sempat berhenti atau singgah sebanyak lima kali. Barulah, pada Kamis 27 Juni 2013, diketahui hilangnya dua dus berisi total 250 dinamit setelah dilakukan pengecekan di Bogor.

 Ada sobekan terpal yang menutup truk tersebut. bahan peledak yang hilang berukuran 5 x 20 sentimeter dengan bentuk seperti sosis.  (ra)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lebaran 2013 250 dinamit hilang pt batu sarana persada
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top