Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KASUS NARKOBA: Berkas 5 Rekan Raffi Ahmad Sudah Lengkap

BISNIS.COM, JAKARTA --Kejaksaan Agung menyatakan berkas lima rekan artis Raffi Ahmad terkait kasus narkoba sudah lengkap atau P21 dan segera akan dilakukan pelimpahan dua ---berkas dan tersangka--- dari Badan Narkotika Nasional ke Kejaksaan Negeri Jakarta
Ismail Fahmi
Ismail Fahmi - Bisnis.com 17 Juni 2013  |  20:29 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA --Kejaksaan Agung menyatakan berkas lima rekan artis Raffi Ahmad terkait kasus narkoba sudah lengkap atau P21 dan segera akan dilakukan pelimpahan dua ---berkas dan tersangka--- dari Badan Narkotika Nasional ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Setia Untung Arimuladi di Jakarta, Senin, menyatakan lima berkas perkara rekan tersangka Raffi Ahmad (RFA), yang disangka melanggar Pasal 127 ayat 1 huruf a UU No. 35 th 2009 tentang Narkotika pada 11 Juni 2013 akhirnya dinyatakan lengkap (P-21).

"Berkasnya sudah lengkap," katanya, Senin (17/6). Kelima berkas tersebut atas nama  dengan inisial, MF, KA, JA, WTM, dan MT. Lengkapnya berkas tersebut dinyatakan melalui Surat Nomor: B.1715-1719/E.4/Euh/06/2013, tanggal 11 Juni 2013.

"Adapun berkas perkara Tersangka RFA sendiri dan dua rekannya lagi yaitu tersangka R dan tersangka UW masih menunggu penyerahannya kembali di penyidik BNN ke Kejaksaan.

Raffi Ahmad pada bulan lalu dibebaskan oleh BNN setelah dinyatakan dapat menjalani rehabilitasi jalan.

Presenter muda Raffi Ahmad diciduk di rumahnya pada Minggu (27/1). BNN menyita barang bukti berupa ganja dan sejenis narkoba yang belakangan diketahui bernama Metylon.

Raffi kemudian ditetapkan menjadi tersangka pada 1 Februari dan saat ini menjalani proses rehabilitasi di Lido. (Antara)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

raffi ahmad narkoba kejaksaan agung berkas perkara
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top