Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANTUAN PRANCIS: 17 Negara Dimasukkan ke Daftar Hitam

BISNIS.COM, PARIS--Prancis telah menyusun daftar hitam 17 negara termasuk Swiss yang tidak membantu menyelidiki penipuan bantuan asing, melarang penggunaan bank mereka untuk membantu mendistribusikan dana pembangunan.Pembantu menteri pembangunan Prancis
Ismail Fahmi
Ismail Fahmi - Bisnis.com 28 Mei 2013  |  12:29 WIB

BISNIS.COM, PARIS--Prancis telah menyusun daftar hitam 17 negara termasuk Swiss yang tidak membantu menyelidiki penipuan bantuan asing, melarang penggunaan bank mereka untuk membantu mendistribusikan dana pembangunan.

Pembantu menteri pembangunan Prancis Pascal Canfin tidak dapat mengatakan berapa banyak bantuan luar negeri Prancis saat ini transit melalui bank-bank di negara-negara yang ditampilkan di daftar hitam baru itu.

Blacklist itu memperluas daftar yang sudah ada terhadap delapan "negara-negara dan kawasan non-kooperatif" yang sudah termasuk Botswana, Brunei, Nauru, Guatemala dan Filipina.

Ia menambahkan Swiss, Lebanon, Panama, Kosta Rika, Uni Emirat Arab, Dominica, Liberia, Trinidad dan Tobago, dan Vanuatu.

Para pejabat membenarkan tindakan itu dengan mengatakan ada kekurangan transparansi di negara-negara dalam daftar, dan menambahkan bahwa negara-negara miskin dan berkembang yang sering menjadi korban utama penipuan itu.

"Tujuannya adalah terutama pencegahan, untuk menekan negara-negara dengan mempublikasikan daftar ini demi kemajuan menuju transparansi,"  tuturnya. (Antara/Reuters)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bantuan prancis 17 negara daftar hitam

Sumber : Newswire

Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top