Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

BOM BOSTON: Polisi & Tersangka Kedua Terlibat Baku Tembak

BISNIS.COM, WATERTOWN-Tersangka pelaku pemboman dalam acara marathon di Boston dikepung polisi pada Jumat di kawasan Watertown, media setempat melaporkan.Kantor berita Inggris Reuters belum dapat mengonfirmasi laporan-laporan tersebut yang muncul setelah
Yusran Yunus
Yusran Yunus - Bisnis.com 20 April 2013  |  08:27 WIB
BOM BOSTON: Polisi & Tersangka Kedua Terlibat Baku Tembak
Bagikan

BISNIS.COM, WATERTOWN-Tersangka pelaku pemboman dalam acara marathon di Boston dikepung polisi pada Jumat di kawasan Watertown, media setempat melaporkan.

Kantor berita Inggris Reuters belum dapat mengonfirmasi laporan-laporan tersebut yang muncul setelah seorang saksi mata Reuters membenarkan suara-suara tembakan di Watertown. Link video baku tembak:  http://youtu.be/aAxqeplDdN4

Pengejaran Dzhokhar Tsarnaev, 19 tahun, salah satu di antara dua kakak-beradik yang diduga telah melakukan penyerangan pada Senin, menjadi dramatis beberapa menit setelah pihak-pihak berwenang mengumumkan mereka mencabut perintah untuk tidak keluar rumah yang diberlakukan di seluruh kota Boston.

 
Satu stasiun CBS lokal, yang mengutip Walikota Boston Tom Menino, melaporkan tersangka itu dikepung polisi. Boston Globe melaporkan pihaknyanya diberitahu satu sumber bahwa polisi yakin mereka telah mengepung tersangka.

Tersangka pemboman itu yang beretnis Chechen merupakan sasaran dari pengejaran sepanjang hari yang menutup kota itu.

Kakak Dzhokhar Tsarnaev, Tamerlan Tsarnaev, 26 tahun, meninggal ditembak polisi. FBI mengidentifikasi pada Kamis mereka terlibat dalam pemboman Senin.

Beberapa saat polisi mengatakan tersangka masih belum tertangkap, seorang saksi mata Reuters melihat sejumlah kendaraan polisi dan kendaraan lapis baja bergegas ke jalan itu dan kemudian terdengan letusan senjata.

"Ada sekitar 50 orang di sana dengan senjata mesin dan mereka semua mengenakan rompi tahan peluru, beberapa di antaranya memakai pelindung dan semua berada di ujung Jalan Franklin," kata Anna Bedirian, warga yang tinggal di jalan itu.

"Sejumlah mobil lapis baja juga dan petugas keamanan berada di sana." Sebelumnya kepolisian menutup satu kawasan di watertown dan meminta warga tidak meninggalkan rumah mereka atau menjawab pintu ketika petugas dalam siaga tempur mengepung kawasan itu.

Dua helikopter Balck Hawk berputar-putar mengitari kawasan itu. Tim-tim SWAT bergerak dalam formasi, meninggalkan seorang personel di belakang untuk menjamin rumah-rumah yang digeledah masih aman, kata seorang penegak hukum.

Pemboman Senin di garis finish lomba lari marathon di Boston yang menewaskan tiga orang dan melukai 176 lainnya dilukiskan oleh Presiden Amerika Serikat Barack Obama sebagai "aksi terorisme." Peristiwa ini yang terburuk di wilayah AS sejak pembajakan pesawat terbang pada 11 September 2011.(antara/reuters)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bom boston fbi

Sumber : Newswire

Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top