Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BENCANA LONGSOR: Di Bandung Barat 6 tewas, 18 orang tertimbun

BISNIS.COM, JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengatakan hujan deras yang terjadi pada dini hari ini, Senin (25/3/2013) di wilayah Bandung Barat menyebabkan tanah longsor pada sekitar pukul 05.30 WIB.
R Fitriana
R Fitriana - Bisnis.com 25 Maret 2013  |  15:12 WIB
BENCANA LONGSOR: Di Bandung Barat 6 tewas, 18 orang tertimbun
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengatakan hujan deras yang terjadi pada dini hari ini, Senin (25/3/2013) di wilayah Bandung Barat menyebabkan tanah longsor pada sekitar pukul 05.30 WIB.

Menurut Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, longsor yang terjadi Desa Mukapayung Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat menyebabkan 24 orang tertimbun.

“Terdapat 6 orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan 18 orang diperkirakan masih tertimbun longsor, serta 9 rumah juga tertimbun,” katanya situs badan nasional itu, Senin (25/3/2013).

Sampai dengan saat ini, lanjut Sutopo, jumlah total orang tertimbun masih diperkirakan, antara 20 orang hingga 24 orang, karena laporan yang masuk masih simpang siur.

Sementara itu, Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Bandung Barat melaporkan ada sebanyak 18 orang masih tertimbun.

Untuk proses evakuasi, dilakukan BPBD Bandung Barat bersama dengan TNI/Polri, Tagana, PMI, Basarnas, relawan dan masyarakat setempat.

Tim reaksi cepat BNPB juga menuju lokasi untuk melakukan pendampingan penanganan darurat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bencana bandung bnpb tewas longsor bpbd barat tertimbun
Editor : Others
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top