Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDONESIA LAWYERS CLUB: Ridwan Saidi Bilang SBY Galau, Anas Tak Hirau

130212_sby.jpgJAKARTA— Indonesia Lawyers Club, Selasa (12/2) malam yang ditayangkan TV One menyoroti kisruh Partai Demokrat.
- Bisnis.com 12 Februari 2013  |  20:38 WIB

130212_sby.jpg

JAKARTA— Indonesia Lawyers Club, Selasa (12/2) malam yang ditayangkan TV One menyoroti kisruh Partai Demokrat.

Ridwan Saidi, budayawan Betawi, yang hadir di acara itu menyinggung sikap Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat  Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Menurut Ridwan, SBY saat ini tengah galau. Hal yang bikin galau adalah, bocornya SPT keluarganya, dan harus berhadapan dengan Anas terkait kasus korupsi Hambalang yang berimbas pada turunnya elektabilitas Demokrat.

“Anas belum menjadi tersangka namun surat perintah penyidikan (sprindik) sudah bocor ke masyarakat,” katanya.  

Menurut Ridwan, tidak mudah bagi SBY menghadapi Anas. Anas, ujarnya, tanpa ekspresi. Bahkan ada kesan seolah-olah mayat hidup.

Lebih lanjut dikatakan,  8 keputusan Majelis Tinggi yang harus dilaksanakan kader Demokrat, ditanggapi Anas dengan jurus sakit. Tidak menghiraukannnya.

“Anas belum dinyatakan tersangka, kenapa sepertinya dari Cikeas timbul suara menempatkannya sebagai tersangka?” ujar Ridwan.

Di akhir komentar Ridwan mengatakan, Anas adalah anak Blitar Selatan, yang  tidak gampang dikalahkan. Anas melawan dengan tenang dan dingin, termasuk menghadapi wartawan. (Kabar24/nj)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anas urbaningrum cikeas partai demokrat susilo bambang yudhoyono indonesia lawyers club karni ilyas

Sumber : Nancy Junita

Editor : Others

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top