Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KRISIS EROPA-ECB hentikan kucuran dana ke Yunani

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 17 Mei 2012  |  13:08 WIB

 

FRANKFURT: Bank Sentral Eropa atau ECB(European Central Bank) akan mengentikan pengucuran pinjaman kepada sejumlah perbankan Yunani untuk sementara guna mengurangi risiko. ECB menyerahkan kewajiban itu kepada Bank Sentral Yunani selama modal bank-bank disana belum cukup.
 
“Sekali proses rekapitalisasi rampung, dan kami memang berharap itu segera rampung, bank-bank dapat membuka kembali akses refinancing kepada Eurosystem,” tegas ECB.
 
Keputusan ini diambil setelah Presiden ECB Mario Draghi akhirnya mengakui untuk pertamakalinya bahwa Yunani berpotensi meninggalkan zona euro, meskipun mengisyaratkan akan mempertahankan anggotanya tersebut.
 
“Meski kami lebih memilih Yunani tetap termasuk dalam 17 negara area euro, ECB akan tetap memelihara intergritasnya terhadap neraca,” ujarnya kemarin.
 
“Hingga kini, keluarnya Yunani masih terlihat mustahil. Namun, secara bertahap hal itu menjadi skenario utama mengingat ECB memprioritaskan neracanya ketimbang masalah geografis zone euro,” jelas Ekonom Standard Chartered Bank Thomas Costerg di London.
 
Yunani kembali akan menghadapi pemilihan umum (pemilu) ulang pada 17 Juni 2012 yang dapat mendukung pihak penolak dana talangan sehingga meningkatkan kemungkinan keluarnya pusat krisis Eropa itu dari ranah euro. (sut)
 
 
 
 

BACA JUGA:

11:56 - Dolar AS Keok Di Pasar Asia

10:58 - HARGA EMAS Naik 1,93 Sen Dolar/Gram

06:53 - EDITORIAL BISNIS: Kasus Korupsi Jangan Tertutup Karena Musibah Sukhoi

02:25 - GAGALNYA LADY GAGA: Sold Out Dulu Baru Izin…?

01:55 - BLACK BOX SUKHOI: Ini Rute Perjalanan Panjang Kotak Hitam Setelah Ditemukan

01:46 - FINAL LIGA CHAMPIONS: Ujian Terberat DI MATTEO

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bloomberg / Ahmad Puja Rahman Altiar

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top