HOTEL BANDUNG kurang antisipatif soal kebakaran

 
News Editor | 17 April 2012 19:50 WIB

 

BANDUNG: Jumlah hotel di Kota Bandung yang memiliki kesadaran untuk meningkatkan keamanan salah satunya dengan melaksanakan simulasi kebakaran masih minim.
 
Kepala Seksi Penyuluhan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung Wawan Sungkawa menyatakan tahun lalu hanya ada sekitar 4 hotel dan mall yang melaksanakan simulasi kebakaran secara resmi yaitu Holiday Inn, Hotel Papandayan, Sheraton Bandung Hotel & Towers, serta Bandung Super Mall (BSM).
 
“Padahal simulasi kebakaran akan meminimalisir terjadinya kebakaran besar,” katanya di sela-sela Simulasi Kebakaran di Hotel Novotel Bandung.
 
Menurutnya, dengan adanya simulasi, tugas pemadam kebakaran akan berkurang. Karyawan juga akan terlatih dalam menghadapi keadaan darurat. 
 
Wawan  mengakui memberi kesempatan selebar-lebarnya bagi instansi yang ingin bekerjasama dalam memberikan pelatihan maupun penyuluhan tentang kebakaran pada para karyawan. “Kami siap bekerjasama dengan masyarakat untuk hal ini.”  
 
Dia mengapresiasi Hotel Novotel Bandung sebagai hotel yang pertama kali melaksanakan simulasi kebakaran resmi di Kota Bandung tahun ini. Hotel tersebut bekerjasama dengan beberapa pihak diantaranya Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung,  Palang Merah Indonesia Kota Bandung serta Polsekta setempat.
 
Sementara itu, General Manager Hotel Novotel Bandung Marak Setiadi menyatakan simulasi dilaksanakan agar karyawan sigap dan tahu apa yang harus dilakukan sehingga dapat mengamankan para tamu ketika terjadi bencana kebakaran.
 
“Saat ini makin banyak hotel di Kota Bandung. Karena itu kami harus memberikan keamanan dan kenyamanan yang lebih pada para tamu. Salah satunya yaitu melatih karyawan dalam keadaan darurat seperti ini,” ujarnya. Hotel tersebut merencanakan simulasi kebakaran akan dilaksanakan setiap tahun. 
 
Wakil Kepala Kepolisian Sektor (Wakapolsek) Cicendo AKP Bony menyatakan simulasi kebakaran juga harus disosialisasikan pada masyarakat agar tidak menimbulkan kepanikan. “Masyarakat harus tahu ketika ada simulasi agar tidak mengira ada kebakaran sungguhan,” katanya.
 
Menurutnya, kemacetan sempat terjadi di sekitar Hotel Novotel Bandung karena adanya kerumunan masyarakat di sekitar wilayah hotel yang ingin melihat kejadian. (sut)

Sumber : Tisyrin Naufalty Tsani

Tag :
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top