Exploitasi Energi bidik laba Rp16 miliar dari PLTU

JAKARTA: PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) menargetkan perolehan laba bersih Rp16 miliar dan pendapatan Rp44 miliar per tahun dari operasional PLTU, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
Wandrik Panca Adiguna | 27 Desember 2010 06:34 WIB

JAKARTA: PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) menargetkan perolehan laba bersih Rp16 miliar dan pendapatan Rp44 miliar per tahun dari operasional PLTU, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Dalam siaran pers yang diterima Bisnis hari inii, Presiden Direktur Exploitasi Energi Erry Indriyana mengatakan selain dari pembangkit listrik itu, target itu juga ditopang dari bisnis perdagangan batu bara yang dijalankan oleh perseroan. Menurut dia, setelah pelaksanaan pembangunan PLTU 2x7 MW Pangkalan Bun ini, perseroan segera merealisasikan pembangunan PLTU serupa pada lokasi Rengat di Kabupaten Indragiri Hulu dan PLTU Tembilahan di Kabupaten Indragiri Hilir keduanya terletak di provinsi Riau. Pada Kamis pekan ini, Exploitasi Energi melaksanakan first firing PLTU 2x7 MW di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.Pelaksanaan first firing PLTU tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (persero) Dahlan Iskan yang didampingi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah beserta jajaran Pemda Kotawaringin Barat. "Kita perlu memberikan aspirasi yang tinggi kepada pihak pengembang [IPP] yang mau membangun PLTU skala kecil dan menegah di daerah-daerah yang kritis listrik dan sistem isolated, seperti yang dilakukan Eksploitasi Energi," tutur Dahlan.Sementara itu, Pemerintah Daerah Kalimantan Tengah pada umumnya dan Pemda Kabupaten Kota Waringin Barat pada khususnya sangat mengharapkan PLTU ini segera penuh dioperasikan mengingat masyarakat kota Pangkalan Bun kota waringin barat sekitarnya sangat membutuhkan listrik yang andal dalam melayani kebutuhan masyarakat yang pada 5 tahun terakhir ini terus meningkat kebutuhan listriknya. Pelaksanaan first firing ini juga diikuti dengan penanaman pohon sekitar 3.000 pohon untuk penghinjauan di sekitar lokasi PLTU. (wiw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top