KPK teliti lagi kasus BLBI

JAKARTA: Ketua KPK Busyro Muqaddas mengatakan akan meneliti kembali kasus BLBI karena dianggap sebagai kasus besar yang telah menyedot dana negara hingga Rp671 triliun. "Seingat saya kan ada sejumlah dokumen [BLBI] yang terbakar. Sejauh mana itu menjadi
- Bisnis.com 20 Desember 2010  |  08:22 WIB

JAKARTA: Ketua KPK Busyro Muqaddas mengatakan akan meneliti kembali kasus BLBI karena dianggap sebagai kasus besar yang telah menyedot dana negara hingga Rp671 triliun. "Seingat saya kan ada sejumlah dokumen [BLBI] yang terbakar. Sejauh mana itu menjadi faktor yang menghambat secara serius atau tidak. Mesti ditelaah lebih jauh," katanya seusai dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara hari ini.Menurut dia, kasus BLBI sangat penting dilihat dari sisi manapun sehingga menjadi salah satu kasus yang menjadi perhatian bagi KPK.Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) merupakan skema bantuan atau pinjaman yang diberikan Bank Indonesia kepada bank-bank yang mengalami masalah likuiditas pada saat terjadinya krisis moneter 1998 di Indonesia.Skema ini dilakukan berdasarkan perjanjian Indonesia dengan IMF dalam mengatasi masalah krisis, dimana pada Desember 1998, BI telah menyalurkan BLBI sebesar Rp 147,7 triliun kepada 48 bank.Audit BPK terhadap penggunaan dana BLBI oleh ke-48 bank tersebut menyimpulkan telah terjadi indikasi penyimpangan sebesar Rp 138 triliun. (tw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top