Djakarta Lloyd tolak pailit

JAKARTA: PT Djakarta Lloyd (Persero) berkukuh BUMN itu tidak dapat dipailitkan oleh tim kurator N.V. De Indonesische Overzeesee Bank atau The Indonesia Overseas Bank (Indover Bank).
Yanto Rachmat Iskandar
Yanto Rachmat Iskandar - Bisnis.com 17 Desember 2010  |  05:59 WIB

JAKARTA: PT Djakarta Lloyd (Persero) berkukuh BUMN itu tidak dapat dipailitkan oleh tim kurator N.V. De Indonesische Overzeesee Bank atau The Indonesia Overseas Bank (Indover Bank).

Djakarta Lloyd ini BUMN dan sesuai dengan ketentuan pasal 2 butir 5 UU Kepailitan, maka yang berhak memailitkan adalah Menteri Keuangan, kata Frids Meson Sirait, kuasa hukum Djakarta Lloyd, siang ini.

Sebelumnya, tim kurator Indover Bank yang terdiri dari A. Van Hees dan H.P. De Haan yang memohonkan pailit melalui kuasa hukumnya dari Bunjamin & Tandjung, yang terdaftar di Kepaniteraan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat No.76/PAILIT/2010/PN.NIAGA.JKT.PST.

Berdasarkan dokumen resmi yang diperoleh di pengadilan, pemohon mengklaim bahwa termohon merupakan debitur yang tidak membayar utang yang telah jatuh tempo dan dapat ditagih senilai 1,193 juta euro.

Sebelum memohonkan pailit ke pengadilan, pemohon mengaku sudah mengirimkan somasi beberapa kali kepada perusahaan itu. Guna terpenuhinya permohonan pailit, pemohon juga menyertakan kreditor lainnya PT Globex Indonesia berkenaan dengan lima surat pengakuan utang jangka menengah senilai 500 juta yen (setara 44,5 miliar).

Selain itu, dalam permohonannya pemohon juga menyertakan kreditor-kreditor lainnya seperti Kim Tion Enterprises Pte Ltd, OceanMaster Engineering Pte Ltd, ANL Singapore Pte Ltd, serta PT Hera Gemilang Surya. (mrp)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top