Pengembang diminta lebih efisien

JAKARTA: Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa meminta para pengembang melakukan efisiensi dalam pembangunan rumah sejahtera untuk menekan biaya konstruksi sehingga harga jual menjadi lebih kompetitif.
Heri Faisal | 06 Desember 2010 09:17 WIB

JAKARTA: Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa meminta para pengembang melakukan efisiensi dalam pembangunan rumah sejahtera untuk menekan biaya konstruksi sehingga harga jual menjadi lebih kompetitif.

Selama ini, jelasnya, pengembang kerap melakukan langkah kurang efisien terutama dalam hal desain rumah sejahtera, sedangkan pemilihan bahan material rumah sejahtera seperti cat, tembok, jendela, dan pintu, dinilai seadanya sehingga kurang memerhatikan aspek kualitas.

Kalau pengembang bisa melakukan langkah efisien terkait dengan pemilihan bahan material dan desain yang bagus, tentunya harga rumah yang dibangun bisa dikurangi, ujarnya, hari ini.

Saat ini, lanjutnya, harga rumah sejahtera berkisar Rp55 juta per unit. Namun, apabila setiap pengembang mampu bertindak efisien dan tepat guna, harga rumah sejahtera diperkirakan bisa ditekan hingga Rp50 juta per unit.

Untuk bahan bangunan, setidaknya para pengembang bisa mengintegrasikan diri dengan sistem pabrikasi. Jika pengembang memiliki usaha pabrikasi, tentu harga material bisa lebih ditekan, katanya.

Selain itu, Suharso berharap agar para pengembang meningkatkan pembangunan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan menengah dan rendah secara sungguh-sungguh tanpa mengabaikan aspek kualitas dan penyediaan fasilitas umum dan pendukung yang baik.

Dia yakin jika struktur biaya pembangunan rumah sejahtera dapat ditekan, fasilitas pendukung perumahan dapat ditingkatkan seperti tersedianya akses jalan yang lebih luas dan memadai.(ln)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top