Presiden Brazil terpilih umumkan kabinet baru

BRASILIA: Presiden terpilih Brazil Dilma Roussef mengangkat sejumlah nama terkenal dari Partai Buruh untuk menduduki kabinetnya pada Jumat sebagai tanda bahwa penerapan kebijakan akan berkesinambungan dengan pemerintah sebelumnya. Tokoh idola bursa saham
News Editor
News Editor - Bisnis.com 04 Desember 2010  |  16:59 WIB

BRASILIA: Presiden terpilih Brazil Dilma Roussef mengangkat sejumlah nama terkenal dari Partai Buruh untuk menduduki kabinetnya pada Jumat sebagai tanda bahwa penerapan kebijakan akan berkesinambungan dengan pemerintah sebelumnya. Tokoh idola bursa saham AS Wall Street Antonio Palucci akan menjadi kepala staf kabinet, sebuah posisi yang diduduki Roussef ketika berada di bawah kepemimpinan Presiden Luiz Inacio Lula da Silva, menurut pernyataan yang disiarkan kantornya.Dalam posisi tersebut Palucci akan memiliki kuasa untuk mempengaruhi sejumlah proposal legislatif serta proyek pekerjaan umum yang berpotensi membantu pembentukan iklim usaha di negara tersebut.Palucci yang sebelumnya menjabat menteri keuangan pada 2003 - 2006, merupakan pencipta utama dari kebijakan anggaran keras yang menandai periode kepresidenan pertama Lula.Kemampuan politik Palucci juga dapat membantu Roussef yang belum pernah menjabat sebelumnya untuk berhadapan dengan persekutuan besar dan rumit yang terdiri dari sedikitnya 10 partai politik.Roussef akan kembali mempercayakan kepada seorang ajudan Lula lainnya, pemimpin kabinet Gilberto Carvalho, untuk menjabat posisi sekretaris jenderal kepresidenan yang akan mengurusi pergerakan akar rumput dan mempersiapkan pidato serta sejumlah perjalanan kepresidenan.Jose Eduardo Cardozo, seorang pengacara dan anggota legislatif dari Partai Buruh yang berperan sangat penting dalam kampanye Roussef, akan menjadi Menteri Kehakiman. Dengan kapasitasnya itu dia akan mengurusi isu keamanan publik dan mengawasi polisi federal dalam memerangi perdagangan obat bius serta korupsi.Sejauh ini penyusunan kabinet Roussef berjalan lebih mulus dari yang diperkirakan dengan sedikit tanda ketidakpuasan dari sekutunya.Roussef yang terpilih dengan angka mayoritas pada pemilu 31 Oktober lalu, pada bulan lalu mengangkat tim ekonomi berorientasi pasar yang mengejutkan investor dengan menjanjikan pemotongan anggaran yang cukup besar.Menteri Keuangan Guido Mantega yang akan tetap menjabat di posisinya, mengatakan kepada Reuters bahwa Rousseff meminta pengetatan pembelanjaan anggaran dan akan menerapkan pemotongan setidaknya 20 miliar reais (mata uang Brasil) atau senilai US$11,7 miliar. (er)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Rezza Aji Pratama

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top