Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Helena Lim Dijerat Pasal Pencucian Uang, Bagaimana Harvey Moeis?

Kejagung menetapkan Manager PT Quantum Skyline Exchange (QSE) Helena Lim dengan sangkaan melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Helena Lim Crazy Rich PIK
Helena Lim Crazy Rich PIK

Bisnis.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menjerat Manager PT Quantum Skyline Exchange (QSE) Helena Lim dengan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di kasus korupsi timah.

Direktur Penyidikan. Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Kejagung), Kuntadi menyampaikan sangkaan tersebut merupakan hasil penelusuran potensi TPPU pada kasus dugaan korupsi di IUP PT Timah (TINS) Tbk.

"Setiap penanganan perkara Tipikor kamu selalu menelusuri juga potensi adanya TPPU sehingga itu sudah menjadi protap kami, TPPU sudah kita lakukan, bahkan Helena Lim sudah kita sangkakan dalam TPPU," ujarnya di Kejagung, dikutip Selasa (2/4/2024).

Kuntadi menambahkan, tidak menutup kemungkinan bahwa potensi TPPU juga akan menjerat suami aktris Sandra Dewi, Harvey Moeis (HM).

"Tidak tertutup kemungkinan terhadap HM," pungkasnya.

Sebagai informasi, Helena ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung pada Selasa (26/3/2024) malam. Berdasarkan perannya, Helena diduga membantu mengelola penyewaan proses peleburan timah ilegal melalui perusahaannya, PT QSE.

Lebih lanjut, Kuntadi menuturkan bahwa pemberian sarana dan prasarana itu dilakukan dengan dalih penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan.

"[Helena] memberikan sarana dan prasarana melalui PT QSE untuk kepentingan dan keuntungan yang bersangkutan dan para peserta yang lain dengan dalih dalam rangka untuk penyaluran CSR," tambahnya.

Atas perbuatannya, Helena dipersangkakan dengan Pasal 2 Ayat (1) dan Pasal 3 jo. Pasal 18 UU RI tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 56 KUHP.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Edi Suwiknyo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper