Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Hary Tanoe Ungkap Alasan Perindo Dukung Ganjar-Mahfud

Hary Tanoesoedibjo memaparkan alasan partainya, Perindo harus memenangkan Ganjar-Mahfud
Hary Tanoe Ungkap Alasan Perindo Dukung Ganjar-Mahfud. Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri (kedua kiri) didampingi Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono (kiri), Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (kedua kanan), dan Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (kanan) menghadiri acara pengumuman bakal calon wakil presiden pendamping Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024 di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (18/10/2023). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.
Hary Tanoe Ungkap Alasan Perindo Dukung Ganjar-Mahfud. Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri (kedua kiri) didampingi Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono (kiri), Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (kedua kanan), dan Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (kanan) menghadiri acara pengumuman bakal calon wakil presiden pendamping Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024 di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (18/10/2023). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.

Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo memaparkan alasan mendukung paslon nomor urut 3 Ganjar-Mahfud.

Menurutnya, kedua tokoh tersebut memiliki rekam jejak yang tepat untuk merealisasikan Indonesia Maju sesuai dengan visi dari partai politik (parpol) miliknya, yakni mempercepat kesejahteraan masyarakat. 

Hal ini dia sampaikan di depan puluhan ribu massa yang hadir dalam acara Hajatan Rakyat Banyuwangi atau Kampanye Akbar Ganjar-Mahfud di RTH Maron, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (8/2/2024).

“Kalau kita mendukung seseorang pasti ada sebabnya, kenapa pilih Ganjar-Mahfud, karena mereka yang terbaik. Ini penting sekali,” ujarnya dalam forum tersebut.

Dia memerinci bahwa kesejahteraan itu bukan hanya soal uang, tetapi juga menyangkut kesehatan, sembako murah, pendidikan yang baik, serta menjunjung tinggi ahlak dan moral.

Menurutnya, setiap poin yang ingin diwujudkan oleh parpol berlambang kepala garuda itu tertuang di dalam program Ganjar-Mahfud. Salah satunya, kuliah gratis untuk anak prajurit dan Bhayangkara serta bantuan untuk petani, nelayan, tamat sekolah langsung kerja.

“Tapi yang ingin saya sampaikan, membuat program kerja atau janji itu tidak sulit. Yang harus kita cari tahu dan harus kita yakini mampu tidak melaksanakannya, dan  saya yakin Ganjar-Mahfud bisa,” paparnya.

Kelebihan lain Ganjar-Mahfud, kata Hary jika dibandingkan paslon lain, keduanya memiliki pengalaman yang mumpuni dan rekam jejak yang baik. Ganjar, pernah menjadi anggota DPR RI 10 tahun dan sebagai Gubernur Jawa Tengah juga 10 tahun.

Sedangkan Mahfud, di era Presiden Gus Dur sudah menjabat sebagai menteri (Menteri Pertahanan), pernah menjadi anggota DPR RI, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kami lihat Pak Ganjar, Pak Mahfud sudah pernah menduduki jabatan tinggi, mereka berdua tidak pernah menyalahgunakan jabatan. Kalau tidak pernah menyalahgunakan jabatan pasti adil, tidak pilih kasih. Tidak membedakan kaya dan tidak kaya, tidak membedakan suku dan agama, yang adil kepada semua rakyat Indonesia,” imbuhnya.

Dia menambahkan bahwa calon yang mereka dukung itu pun diklaimnya tidak punya kepentingan pribadi dan kelompok yang terlihat melalui program kerja, pengalaman dan rekam jejak.

“Inilah yang ingin saya garisbawahi, supaya kita ini tahu persis kenapa harus memenangkan pasangan Ganjar-Mahfud,” tegas Hary.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Akbar Evandio
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper