Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PDIP: Ganjar dan Anies Mirip, Prabowo Berbeda

PDI Perjuangan (PDIP) menilai calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan nomor urut 1 Anies Baswedan banyak kemiripan.
DI Perjuangan (PDIP) angkat bicara perihal bacapres Ganjar Pranowo yang muncul dalam tayangan azan di salah satu stasiun televisi nasional. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Rabu (13/9/2023), mengatakan bahwa hal tersebut sangat baik dan tak berkaitan dengan hal lain./Dok. PPDIP
DI Perjuangan (PDIP) angkat bicara perihal bacapres Ganjar Pranowo yang muncul dalam tayangan azan di salah satu stasiun televisi nasional. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Rabu (13/9/2023), mengatakan bahwa hal tersebut sangat baik dan tak berkaitan dengan hal lain./Dok. PPDIP

Bisnis.com, JAKARTA - PDI Perjuangan (PDIP) menilai calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan nomor urut 1 Anies Baswedan banyak kemiripan di debat terakhir. Sementara, perbedaan mencolok tampak dari calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto berpendapat, Ganjar dan Anies juga menunjukkan kemampuannya dalam debat yang mengangkat tema kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi itu.

"Di situ Pak Ganjar Pranowo dan Pak Anies memang memiliki kemiripan karena memiliki basis, basis pengalaman sebagai gubernur yang banyak bersentuhan dengan persoalan rakyat," kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Senin (5/2/2024).

Sedangkan, Prabowo hanya punya pengalaman di pertahanan sehingga setiap keterangannya kurang nyambung terutama dalam isu yang dibahas dalam debat.

Senada dengan Hasto, politisi muda PDIP Aryo Seno Bagaskoro dalam debat kemarin Ganjar dan Anies banyak bicara tentang rekam jejak ketika keduanya menjadi gubernur. Sementara itu, dia menilai keterangan Prabowo banyak yang jauh dari persoalan rakyat.

"Jadi, kami melihat bahwa debat tadi malam, memang adalah perdebatan antara Pak Ganjar dan Pak Anies," kata Seno pada kesempatan yang sama.

Lebih lanjut, dia merasa Prabowo tampak sangat kelelahan dalam debat kemarin. Seno mencontohkan, banyak pernyataan Prabowo yang tidak sesuai dengan karakternya yang biasa ditunjukkan.

Dia menilai, Prabowo sering tampak tempramen dan mudah terpancing. Sementara pada debat kemarin, kebiasaan itu tidak terlihat.

Seno meyakini perbedaan yang ditunjukkan Prabowo bukan bagian dari strategi komunikasi, melainkan hanya kelelahan sebab kampanye yang semakin padat.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper