Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Prabowo Sedih Gaji Panglima TNI Lebih Kecil dari Pegawai BUMN

Prabowo Subianto mengaku sedih Panglima TNI, Dirjen dan Menteri gajinya lebih kecil dibanding direksi perusahaan swasta dan BUMN.
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto memberi keterangan dalam Seminar Nasional Giant Sea Wall, di Grand Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu (10/1/2024). JIBI/Erta Darwati.
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto memberi keterangan dalam Seminar Nasional Giant Sea Wall, di Grand Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu (10/1/2024). JIBI/Erta Darwati.

Bisnis.com, JAKARTA-Calon Presiden Prabowo Subianto mengaku sedih Panglima TNI, Dirjen dan Menteri gajinya lebih kecil dibanding direksi perusahaan swasta dan direksi perusahaan BUMN.

Padahal, menurut Prabowo, Panglima TNI, Dirjen dan Menteri memegang anggaran negara sangat besar dari APBN. Namun sayangnya, kata Prabowo, anggaran yang dipegang tersebut tidak sesuai dengan gaji Panglima TNI, Dirjen dan Menteri.

Prabowo sendiri masih merahasiakan nilai gaji Panglima TNI, dirjen hingga menteri sampai saat ini.

"Sekarang direksi perusahaan swasta atau BUMN gajinya jauh lebih beaar daripada Panglima TNI, Dirjen dan menteri yang kini pegang anggaran negara triliunan," tutur Prabowo di Gedung KPK Jakarta, Rabu (17/1/2024).

Prabowo menegaskan bahwa dirinya dan Tim Kampanye Nasional (TKN) sudah menghitung bahwa Indonesia masih bisa meningkatkan gaji Panglima TNI, Dirjen dan Menteri.

"Indonesia ini negara yang sangat kaya dan kita mampu melakukan itu, saya sudah hitung dengan tim saya dan kita bisa kok," katanya.

Prabowo berjanji jika dirinya terpilih menjadi Presiden, seluruh penyelenggara negara yang memegang anggaran besar harus diberi gaji yang besar juga, sehingga tidak ada lagi ASN yang melakukan tindak pidana korupsi.

"Ini salah satu upaya yang akan saya lakukan jika diberi mandat oleh rakyat," ujarnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Edi Suwiknyo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper