Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Survei LSI: Prabowo-Gibran Berpeluang Besar Lolos ke Putaran Dua

Lembaga Survei Indonesia (LSI) membuat simulasi pergerakan arah dukungan publik jika Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 digelar sebanyak dua kali putaran.
Bakal calon presiden Prabowo Subianto (kiri) dan wakil presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di Rumah Sakit Pusat Angkata Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (26/10/2023). JIBI/Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Bakal calon presiden Prabowo Subianto (kiri) dan wakil presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di Rumah Sakit Pusat Angkata Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (26/10/2023). JIBI/Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Lembaga Survei Indonesia (LSI) membuat simulasi pergerakan arah dukungan publik jika Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 digelar sebanyak dua kali putaran. 

Berdasarkan hasil survei Desember 2023, LSI menemukan bahwa elektabilitas pasangan calon (paslon) nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming merupakan yang tertinggi di antara tiga paslon. Elektabilitasnya mencapai 45,6%.

Kemudian, elektabilitas paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD merupakan terbesar kedua yakni 23,8% dan paslon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar sebesar 22,3%. Oleh karena itu, LSI memperkirakan paslon nomor urut 2 diperkirakan masuk ke putaran kedua berdasarkan hasil survei terbaru.

"Kalau mau dua putaran, yang pasti kalau data ini menunjukkan yang masuk dua putaran adalah Prabowo. Tetapi, siapa yang mendampingi Prabowo di putaran kedua saat ini kita tidak tahu apakah Anies atau Ganjar," ujar Direktur Eksekutif LSI Dyajadi Hanan pada konferensi pers daring, Minggu (10/12/2023). 

Dalam survei tersebut, LSI menemukan bahwa elektabilitas Ganjar-Mahfud turun yakni dari perolehan 26,1% pada Oktober 2023. Sementara itu, Anies-Muhaimin menikmati peningkatan elektabilitas dari 19,6% kendati saat ini masih menduduki peringkat ketiga.

Menurut Djayadi, elektabilitas Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin sampai dengan saat ini bersaing cukup ketat. Belum lagi, dia menyebut pemilih masih banyak yang belum memutuskan pilihannya apabila Pilpres digelar dalam dua putaran. 

Adapun dalam simulasi Pilpres 2024 putaran kedua, LSI turut menghitung persentase kemungkinan perpidahan dukungan apabila satu paslon telah tersingkir. Apabila Prabowo-Gibran tersingkir, maka 37,2% basis pemilih akan beralih ke Ganjar-Mahfud, 35,5% ke Anies-Muhaimin, dan 27,3% belum menentukan pilihan.

"Mungkin sekarang semakin banyak pemilih Jokowi yang masuk ke Prabowo-Gibran," terang Djayadi. 

Kemudian, apabila Ganjar-Mahfud tersingkir, maka basis pemilih akan beralih ke Prabowo-Gibran sebesar 50,1%, ke Anies-Muhaimin 25,3%, serta 24,6% belum menentukan pilihan. 

Lalu, apabila Anies-Muhaimin tersingkir, maka 46,2% basis pemilih diperkirakan pindah ke Prabowo-Gibran, 20,4% ke Ganjar-Mahfud, serta 33,4% belum menentukan pilihan. 

"Jadi kalau dilihat yang belum menentukan pilihan di putaran kedua itu masih sangat besar, artinya dinamika dukungan masih sangat tinggi," tutur Djayadi. 

Untuk diketahui, survei LSI ini memiliki target populasi warga negara Indonesia (WNI) berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah, dan memiliki telepon seluler. Target populasi ini merupakan 83% dari total populasi nasional. 

Pemilihan sampel dilakukan dengan metode random digit dialing (RDD) dengan proses pembangkitan nomor telepon secara acak. Terdapat sebanyak 1.426 sampel respoden dipilih secara acak, dengan margin of error diperkirakan sekitar 2,6% pada tingkat kepercayaan 95%. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dany Saputra
Editor : Muhammad Ridwan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper