Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Mendagri Ukraina Tewas dalam Kecelakaan Helikopter Dekat Kyiv

Menteri Dalam Negeri Ukraina Denys Monastryskyy ikut tewas dalam kecelakaan helikopter yang menewaskan 16 orang.
Petugas keamanan mendatangi lokasi jatuhnya helikopter di Brovary, dekat Kyiv, Ukraina pada 18 Januari 2023/Bloomberg/Getty Images-Sergei Supinsky
Petugas keamanan mendatangi lokasi jatuhnya helikopter di Brovary, dekat Kyiv, Ukraina pada 18 Januari 2023/Bloomberg/Getty Images-Sergei Supinsky

Bisnis.com, JAKARTA – Sebuah helikopter yang membawa pejabat pemerintahan Ukraina jatuh dekat Kyiv wilayah timur pada Rabu (18/1/2023). Insiden ini menewaskan 16 orang, termasuk Menteri Dalam Negeri Denys Monastryskyy.

Dilansir dari Bloomberg, kepolisian melaporkan helikopter tersebut jatuh di dekat sebuah taman kanak-kanak dan gedung apartemen bertingkat luar kota Kyiv wilayah timur. 

Kepala polisi nasional Ukraina Ihor Klymenko mengatakan pesawat layanan darurat tersebut jatuh di kota Brovary, pinggiran timur ibu kota Kyiv. Korban tewas termasuk sembilan orang di dalam pesawat dan sedikitnya tiga anak-anak, sementara 29 orang lainnya mengalami luka-luka.

Helikopter tersebut ditumpangi oleh Menteri Dalam Negeri Denys Monastyrsky yang didampingi oleh para pejabat senior lainnya, termasuk Wakil Menteri dalam Negeri Yevhen Yenin. Pihak berwenang Ukraina melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut.

"Delegasi itu sedang menuju ke salah satu zona tempur (hot spot)," kata wakil kepala staf Presiden Volodymyr Zelensky Kyrylo Tymoshenko dalam sebuah taklimat.

Staf Monastyrsky berfokus pada penyelidikan dugaan kejahatan perang yang dilakukan oleh pasukan Rusia sebagai bagian dari invasi. Menteri Monastryskyy merupakan penegak hukum tertinggi di Ukraina dan bertanggung jawab atas kepolisian negara.

Pada akhir pekan lalu, sebuah gedung apartemen berlantai sembilan di kota timur Dnipro dihancurkan oleh serangan rudal, menewaskan sedikitnya 45 orang, termasuk enam anak-anak.

Pihak pihak berwenang masih membersihkan puing-puing reruntuhan apartemen. Komando udara Ukraina mengatakan bahwa serangan rudal tersebut berasal dari rudal anti-kapal jarak jauh Rusia. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper