Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PM Malaysia Anwar Ibrahim Kaji Ulang Proyek Pembangunan Jaringan 5G

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim akan meninjau ulang rencana jaringan 5G yang telah direncanakan oleh pemerintahan sebelumnya.
Perdama Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengumumkan susunan kabinet pada Jumat (2/12/2022) malam. JIBI/Bisnis- nancy Junita @anwaribrahim
Perdama Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengumumkan susunan kabinet pada Jumat (2/12/2022) malam. JIBI/Bisnis- nancy Junita @anwaribrahim

Bisnis.com, JAKARTA - Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan akan mengkaji ulang rencana pembangunan jaringan 5G yang telah direncanakan oleh pemerintahan sebelumnya.

Pada masa PM Muhyiddin Yassin tahun 2021, Malaysia meluncurkan rencana badan milik negara untuk semua spektrum 5G untuk menyediakan layanan seluler.

Kepemilikan tunggal spektrum 5G ini menimbulkan kekhawatiran dari operator utama negara terhadap penetapan harga, transparansi, dan monopoli.

Anwar mengatakan dalam konferensi pers, bahwa rencana 5G akan dievaluasi untuk memastikan telah mengikuti prosedur yang ketat.

"Perlu ditinjau ulang karena tidak dilakukan secara transparan," kata Anwar tanpa merinci lebih lanjut, seperti dilansir dari CNA, Rabu (7/12/2022).

Juru Bicara Muhyiddin tidak segera berkomentar, tetapi mendukung rencana 5G.

Selain itu, Anwar juga mengatakan akan mengurangi biaya, meningkatkan efisiensi, dan mempercepat pembangunan infrastruktur untuk rencana 5G tersebut.

Lebih lanjut, pemerintah juga akan merevisi dan menyempurnakan anggaran 2023 yang telah diajukan pada Oktober 2022 lalu.

Anggaran tersebut diajukan di parlemen oleh pemerintah sebelumnya, tetapi belum disahkan karena adanya pemilihan umum (pemilu).

Anwar mengatakan pemerintahannya tidak akan membatalkan keputusan yang telah dibuat oleh pemerintahan sebelumnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Erta Darwati
Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper