Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Soal Peluang Prabowo Menang Satu Putaran, Pengamat: Kemungkinannya Kecil

Survei SMRC menunjukkan Prabowo Subianto bisa menang pemilihan presiden dalam satu putaran jika calon presiden yang maju hanya para petinggi partai politik.
Surya Dua Artha Simanjuntak
Surya Dua Artha Simanjuntak - Bisnis.com 28 November 2022  |  11:21 WIB
Soal Peluang Prabowo Menang Satu Putaran, Pengamat: Kemungkinannya Kecil
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. - Instagram
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Survei terbaru dari Saiful Mujani Research And Consulting (SMRC) menunjukkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bisa menang pemilihan presiden (pilpres) dalam satu putaran jika calon presiden (capres) yang maju hanya para petinggi partai politik (parpol).

Direktur Riset SMRC Deni Irvani menjelaskan jika pilpres hanya diikuti oleh petinggi tiga parpol terbesar, yaitu Puan Maharani (PDI Perjuangan), Airlangga Hartarto (Golkar), dan Prabowo (Gerindra), maka pilpres akan berlangsung satu putaran saja.

Hasilnya, Prabowo unggul jauh dengan mendapatkan suara 55,7 persen. Puan menyusul dengan 10,2 persen dan Airlangga Hartarto dengan 9,1 persen. Masih ada 25 persen yang belum menjawab.

Artinya, lanjut Deni, Prabowo bisa langsung memang pilpres jika dua nama populer lain yaitu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak maju dalam pilpres.

Sedangkan jika Ganjar dan Anies ikut pilpres dan melawan Prabowo maka hasilnya berbeda. Pilihan utama adalah Ganjar.

“Bila pemilihan presiden diadakan ketika survei terakhir dilakukan, ada tiga nama yang mendapat dukungan paling signifikan: Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan,” jelas Deni seperti dalam siaran kanal YouTube SMRC TV, Minggu (27/11/2022).

Untuk simulasi dengan 3 nama, Ganjar mendapatkan suara 33,5 persen, Prabowo 30 persen, dan Anies 25,1 persen. Begitu juga jika diajukan 4 nama, Ganjar masih jadi teratas dengan 33,5 persen, Prabowo 26,9 persen, Anies 24 persen, dan Puan 3,4 persen.

Ketika diajukan 45 nama capres potensial, Ganjar mendapatkan dukungan 26,7 persen. Posisi kedua bersaing ketat antara Prabowo (18,8 persen) dengan Anies (17 persen). Sedangkan sisanya hanya memperoleh di bawah 4 persen. Masih ada 13,1 persen yang belum menentukan pilihan.

Dengan demikian, jika Prabowo, Ganjar, dan Anies sama-sama maju pilpres maka kemungkinan besar tidak ada calon yang mendapat dukungan di atas 50 persen, sehingga terbuka kemungkinan pilpres akan berlangsung dua putaran.

Survei SMRC diselenggarakan pada 5 hingga 13 November 2022 dengan jumlah sampel 1012 yang tersebar di seluruh Indonesia. Sampel dipilih menggunakan teknik multistage random sampling, dengan margin error kurang lebih 3,1 persen.

Tidak Mungkin 3 Paslon

Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza menilai kecil kemungkinan Pilpres 2024 hanya diikuti oleh Prabowo, Puan, dan Airlangga. Dia meyakini Ganjar dan Anies akan tetap maju.

Untuk Anies, dia berpendapat deklarasi capres mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut oleh calon mitra koalisi antara Partai NasDem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tinggal menunggu momentum.

Sementara itu, dia merasa PDIP juga akan kembali mengikuti suara publik seperti pada 2014 lalu ketika mengusung Joko Widodo (Jokowi).

“PDIP juga jika cermati dua Pilpres sebelumnya cenderung akan mengikuti persepsi publik. PDIP disinyalir besar kemungkinan mengusung Ganjar Pranowo di akhir keputusannya,” jelas Efriza kepada Bisnis, Senin (28/11/2022).

Selain itu, lanjutnya, elektabilitas Puan juga kunjung menanjak dan Jokowi dinilai akan melobi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk memilih Ganjar.

“Megawati bukan tipikal tokoh egois, ia selalu mengedepankan Partai Politik di atas kepentingan dirinya dan/atau kelompoknya sekalipun,” jelas Efriza.

Sedangkan untuk Airlangga, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dinilai malah alot. Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tak akan dengan mudah mendukung Airlangga maju di pilpres mengingat elektabilitasnya yang cenderung kecil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

prabowo subianto Pilpres 2024
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top