Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hadapi Krisis, Ini Harapan Wapres di Sektor Ketenagakerjaan

Wapres meminta hak-hak para pekerja harus dipenuhi, termasuk peningkatan kemampuan agar mampu melewati krisis multisektor yang kini melanda semua negara.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 30 September 2022  |  11:00 WIB
Hadapi Krisis, Ini Harapan Wapres di Sektor Ketenagakerjaan
Hadapi Krisis, Ini Harapan Wapres di Sektor Ketenagakerjaan - Bisnis / Akbar Evandio
Bagikan

Bisnis.com, SIDOARJO – Wakil Presiden (Wapres) RI Ma’ruf Amin menyampaikan bahwa krisis multisektor telah berdampak luas, termasuk bidang ketenagakerjaan. Menurutnya, krisis makin mentransformasi dunia kerja yang memang telah banyak berubah akibat digitalisasi dan automasi.

“Tantangan tersebut menuntut untuk memperkuat kolaborasi, baik di antara pemangku kepentingan di dalam negeri, maupun dengan negara-negara lain, untuk menciptakan dunia kerja baru yang inklusif, berkelanjutan dan memiliki resiliensi,” ujarnya pada acara Peringatan HUT Ke-67 Konfederasi Sarikat Buruh Muslim Indonesia (K-Sarbumusi), Jumat (30/9/2022).

Ma’ruf pun mendorong agar institusi ketenagakerjaan mesti menjadikan pekerja sebagai fokus dari dunia kerja baru, dengan memastikan pemenuhan hak dan perlindungan yang memadai.

Bahkan, dia meminta lingkungan kerja harus aman bagi pekerja, dengan memperhatikan pemenuhan hak-hak pekerja penyandang disabilitas, serta menyediakan akses pendidikan dan infrastruktur yang inklusif pula.

Tidak hanya itu, Wapres meyakini hak-hak pekerja yang adaptif semestinya dapat dipenuhi. Pekerja seyogianya mendapatkan perlindungan sosial yang layak, terutama bagi yang terdampak pandemi Covid-19, seperti yang diterapkan di Indonesia, antara lain berupa Program Bantuan Subsidi Upah (BSU), Program Kartu PraKerja, Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM); dan Program Padat Karya di Kementerian dan Pemda.

Di sisi lain, Ma’ruf juga meyakini kemampuan inovasi dan literasi pekerja juga harus terus ditingkatkan, utamanya terkait tren yang akan membentuk masa depan, seperti teknologi digital yang masif, kecerdasan buatan dan ekonomi hijau. Pekerja Indonesia mesti meningkatkan daya saingnya secara terus-menerus, melalui skilling, reskilling, dan upskilling.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wapres ma'ruf amin tenaga kerja ketenagakerjaan Covid-19
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top