Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan mobilisasi pertama sejak Perang Dunia II dan memperingatkan Barat bahwa Moskow akan menggunakan semua cara yang ada untuk melindungi rakyatnya. - Istimewa
Lihat Foto
Premium

Menakar Gertakan Perang Nuklir Putin

Putin menetapkan dua kondisi yang mungkin menimbulkan serangan nuklir, antara lain kalau pasukan NATO memasuki Ukraina dan berhadapan dengan Rusia.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com
26 September 2022 | 23:37 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Keputusan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk melakukan mobilisasi pasukan cadangan ke Ukraina menjadi sorotan masyarakat internasional termasuk dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Maklum, Langkah itu belum pernah terjadi sebelumnya sejak Perang Dunia II berakhir yang ditandai dengan kekalahan Jerman dan Jepang dari tentara sekutu.

Apa yang dilakukan Rusia itu juga bertentangan dengan Piagam PBB. Seperti diketahui, Rusia berada di Dewan Keamanan PBB. Akan tetapi, banyak analis menilai langkah mobilisasi pasukan cadangan menunjukkan Putin sedang mempersiapkan perang panjang dan berlarut-larut di Ukraina. Mengapa?

Sebagian analis melihat Rusia tidak memiliki pasukan cadangan siap tempur, dan akan membutuhkan waktu untuk melatih dan mengerahkan mereka ke zona perang. Dengan dorongan mobilisasi yang tersebar selama berbulan-bulan, Moskow tampaknya harus siap untuk serangan berkepanjangan terhadap Ukraina.

“Rusia diperkirakan akan membutuhkan waktu lama untuk memperkuat kekuatan tempur tambahan yang sebenarnya. Jadi pernyataan Putin itu mengisyaratkan perang yang panjang,” kata Keir Giles, Konsultan Senior Program Rusia dan Eurasia di lembaga think-tank Chatham House seperti dikutip ChannelNewsAsia.com, Kamis (22/9/2022).

Putin pada Rabu (21/9/2022) memerintahkan mobilisasi parsial hingga 300.000 tentara cadangan dan mengancam akan mengerahkan senjata nuklir.

Langkah tegas itu diambil akibat serangkaian kemunduran di medan perang yang menyebabkan Ukraina merebut kembali bagian demi bagian wilayahnya.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
back to top To top